Warungnya Ludes Terbakar, Abbas : Yang Tersisa Hanya Satu Balon Lampu

- Jurnalis

Rabu, 22 Desember 2021 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kondisi peristiwa kebkaran di Topoyo semalam.

Foto kondisi peristiwa kebkaran di Topoyo semalam.

indigo99.com | Pasca peristiwa kebakaran semalam di Dusun Ngapaboa, Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), menyisakan cerita bagi korban kebakaran yang memiliki tempat usaha yang kini sudah jadi abu.

Salah satunya pemilik warung makan sop saudara, Abbas kepada media ini menuturkan bahwa peristiwa kebakaran usahanya yang meluluhlantakan usahanya mengaku mengalami kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus

“tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut pak, hanya barang-barang tak ada yang bisa diselamatkan” ucapnya kepada awak media saat ditemui di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Abbas, kerugian yang ditaksir diperkirakan berkisar ratusan juta rupiah.

“Hanya ini yang bisa diselamatkan pak ( menunjukkan sebuah bola lampu berwarna putih ), selebihnya ludes terbakar” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, Kebakaran yang terjadi pada Rabu (22/12/2021) sekitar pukul 20.00 wita tersebut mengakibatkan sejumlah warung dan kios hangus terbakar.

Baca Juga :  Gegara Sabu, Seorang Anggota Polres Pasangkayu Dipecat

Adapun penyebab kejadian diduga berasal dari dapur rumah salah seorang warga, namun belum diketahui pasti karena masih dalam tahap penyelidikan.

Ketika berita ini diterbitkan, api telah berhasil dipadamkan setelah beberapa mobil pemadam yang dikerahkan dibantu satu unit water canon dari Polres Mamuju Tengah, serta warga setempat.**

Pewarta iindigo99.com : Sandi Mateng

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi
Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!