Tunjangan Gurdacil di Mamasa Diduga Disunat

- Jurnalis

Kamis, 28 Juli 2022 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustarsi Gurdacil

Foto Ilustarsi Gurdacil

MAMASA, indigo99.com | Dugaan permainan culas pada pembayaran tunjangan khusus guru daerah terpencil ( Gurdacil ) di wilayah Kabupaten Mamasa, menyeruak setelah ada pengakuan sejumlah guru Dacil yang hak – haknya disunat sebagai pengajar di daerah terpencil. 

Sejumlah Gurdacil yang mengaku korban adanya dugaan pemotongan oleh oknum, kepada indigo99.com mengungkapkan pencaiaran tunjangan guru – guru Dacil dinilai banyak kejanggalan.

Ratna Kepala Sekolah SD Barra – Barra Desa Bombong Lambe Kecamatan Mamasa Kabupaten Mamasa, mengungkapkan pemotongan tunjangan Dacil terjadi sejak tahun 2019, yang diduga dilakukan oleh pihak Dinas Pendidikan Mamasa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tunjangan Gurdacil saya dipotong sejak tahun anggaran 2019 tapi diterima tahun 2020, dan alasan pemotongan tidak jelas. Ini sangat disayangkan oleh rekan – rekan guru Dacil, “ kata Ratna

Terkait ini, Ratna pun mempertanyakan hal ini. Kata dia, seharusnya pihak dinas memberikan alasan mendasar kenapa ada pemotongan. Sebab tunjangan Dacil biasanya jika dicairkan telah dipotong pajak sebesar 5 persen.

Baca Juga :  Ramadhan Berkah, 32 PPPK di Lingkup Pemprov Sulbar Terima SK 

Dia menyebutkan, bukti adanya pemotongan dilihat nilai atau jumlah uang yang masuk dalam 12 bulan atau Setahun dengan jumlah 55 Juta lebih. Tetapi yang masuk di rekening hanya 23 juta.

“ Tunjangan itu, secara otomatis masuk di rekening kami dalam setahun nilainya 55 Juta lebih, Namun saat di cek transferan hanya masuk 23 juta, kemana sisanya ?” tanya Ratna.

Ratna mengaku, ada Lima orang Gurdacil yang mengalami pemotongan tunjangan pendidik yang mengajar didaerah terpencil. Dan hal adanya dugaan pemotongan sempat mempertanyakan ke pihak Bank setempat, namun pihak Bank menyarankan kepada guru – guru untuk berkoordinasi ke pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa.   

“ Teman – teman kami sempat mempertanyakan hal ini ke pihak Bank, namun pihak Bank hanya menyarankan agar berkoordinasi ke pihak Disdik Mamasa, “ katanya dengan kesal.

Baca Juga :  Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

Sebelumnya, pihak Disdik Mamasa meminta daftar nama – nama guru di sekolah SD Barra-barra. Namun anehnya, setelah daftar penerima keluar, pihak oknum menyampaikan kepada pihak penerima bahwa tunjangan bisa keluar jika memberikan 50 persen untuk Disdik. 

“ Setelah data daftar penerima sudah ada di pihak Dinas Pendidikan Mamasa, ada oknum dari pihak dinas mengatakan ke pihak sekolah bahwa saya bisa berikan asal kamu berikan 50 persen untuk dinas.” sebut Ratna, yang mengaku sampai saat ini hak – hak yang dipotong belum terbayarkan.

Terkait keluhan ini, sampai berita ini tayang, wartawan media ini telah mencoba melakukan upaya konfirmasi lewat via telepon dan pesan Whatsapp kepada Kabid Pendidikan Mamasa, Juita, namun tidak diangkat dan pesan Whatsapp belum dibalas.

Pewarta indigo99.com : Zulkipli

Berita Terkait

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan
Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian
11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Berita ini 606 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 12:55 WIB

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan

Minggu, 14 April 2024 - 11:15 WIB

Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Selasa, 9 April 2024 - 05:55 WIB

Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!