Tidak Maksimal Pembuangan, Sejumlah Titik Jalan Tras Sulawesi Terendam Banjir

- Jurnalis

Minggu, 24 Oktober 2021 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indigo99.com | Tingginya curah hujan yang menguyur wilayah Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) dan sekitarnya. Membuat sejumlah titik jalan trans Sulawesi Terendam banjir setinggi lutut orang dewasa. Senin pagi ( 25/10 ).

Seperti jalan trans Sulawesi tepatnya di Dusun Rarani Desa Kabuloang Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju. Terlihat kendaraan antri melintas, baik dari arah Selatan maupun Utara. Derasnya arus sungai yang meluap ke badan jalan, pengendara harus ekstra hati – hari melintas jika tidak ingin terseret arus deras.

” Dari pagi mas, itu harus kita menunggu dulu rendahnya air batu menyeberang. Jika dipaksa bisa – bisa mobil kita terseret arus deras.” Kata Tomi, salah seorang pengendara mobil yang sejak pagi  terjebak banjir.

Sudiarman salah seorang warga Dusun Rarani mengaku,  jika musim penghujan pemukiman warga di Desa Kabuloang ini selalu menjadi langganan banjir. Sungai Rarani, yang menjadi sungai pertemuan dengan beberapa anak sungai airnya selalu meluap kepemilikan warga hingga mengakibatkan banjir dan meredam jalan raya.

” Kalau tidak salah hujan tadi subuh sekitar jam 03.00 wita. Coba lihat air sudah kayak apa. Kalau musim penggunanya sudah pasti kami disini langganan banjir pak. Dan ini perlu saluran besar, ” ungkapnya kepada Indigo99.com. 

Selain itu, pagi ini banjir juga memendam jalan raya tepatnya di lingkungan Tasiu Selatan. Ratusan pengguna jalan harus jati – hati melintas karena arus air yang menyeberang badan jalan sangat deras.

Baca Juga :  Harga Beras Terus Meroket, Bulog Bersama Dinas Ketapang Sulbar Buka GPM

” iya kalau musim hujan jalan ini pak selalu menjadi langganan banjir. Penyebabnya saluran tidak maksimal sampai meluap ke badan jalan, ” Ungkap Sutrisno.

Dia pun berharap kepada pemerintah agar sekiranya bisa memperhatikan drainase yang sudah mengecil untuk di perbesar. Selain itu, pemerintah harus melakukan normalisasi sungai sehingga jalannya air jika banjir bisa lancar.

” pemerintah harus melihat kondisi drainase, kalau sudah sempit mi di aksi besar. Selain itu pemerintah harus perhatian melakukan normalisasi sungai sehingga jalur air di sungai bisa lancar , ” Pintanya.**

Pewarta Indigo99.com: Adji

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!