Tidak Ada Asas Manfaat, Camat Malunda Sesalkan Proyek SPAM 2021

- Jurnalis

Senin, 19 Juni 2023 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga memperlihatkan tandon air di Desa Lamungan Batu yang tidak berfungsi sejak tahun 2021.(foto/indigo99)

Seorang warga memperlihatkan tandon air di Desa Lamungan Batu yang tidak berfungsi sejak tahun 2021.(foto/indigo99)

MAMUJU, indigo99.com | Keberadaan proyek peningkatan pembuatan sistem penyediaan air minum ( SPAM ) jaringan perpipaan tematik penanggulangan kemiskinan, mendapat sorotan dari Kepala Kecamatan Malunda, Salahuddin.

Diketahui, proyek SPAM yang melekat pada PUPR Kabupaten Majene, diperuntukan di Dua Desa di Kecamatan Malunda yakni Desa Lamungan Batu dan Desa Mekkatta Selatan Kecamatan Malunda, dengan tidak tanggung – tanggung anggaran yang diserap proyek tersebut senilai 2 Miliar lebih, bersumber dari DAK tahun 2021. Hingga saat ini tidak memiliki asas manfaat usai diabangun.

Kepada indigo99.com Salahuddin mengatakan, keberadaan proyek air bersih yang sempat menjadi sorotan publik karena tidak memberikan asas manfaat kepada warga khususnya warga miskin, usai dibangun, sangat disayangkan terjadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Memang sangat disayangkan terjadi, jika proyek tersebut tidak memiliki asas manfaat. Kasian pemerintah sudah memberikan bantuan untuk air bersih tapi tidak bisa digunakan oleh masyarakat miskin, “ kata Salahuddin kepada indigo99.com. Senin 19 Juni 2023.

Salahudin mengaku, proyek pembangunan air bersih di wilayahnya tahun 2021, pemerintah kecamatan Malunda tidak tahu menahu karena tidak ada pemberitahuan.

“ Setidaknya rekanan minimal menyampaikan ke kami sebagai pemerintah kecamatan. Ini nanti ada masalah baru melapor. Ini kan kita tidak menginginkan terjadi apalagi proyek ini tidak ada asas manfaatnya, “ ungkap Salahuddin.

Seperti diketahui, diketahui ada 12 titik, 6 titik di Kelurahan Lamongan dan Desa Mekkatta Selatan 6 titik. Sampai saat ini, kondisi perangkat penyediaan air bersih itu tidak berfungsi alias tidak ada asas manfaatnya.

Baca Juga :  Jelang Hari Raya Kurban, Tabung Gas Subsidi Langka di Mamuju

Misalnya, di salah satu titik di Desa Lamongan Batu, ditemukan penempatan pengadaan alat SPAM ini terlihat jelas adanya perangkat alat SPAM berupa tandon ( Tong penampung air ) kosong dengan dudukan yang terbuat dari besi dengan ketinggian bervariasi. Dan barang tersebut hanya menjadi pajangan karena tidak dialiri air.

Jamal, warga Desa Lamungan Batu, mengaku keberadaan proyek SPAM yang pas berada di samping rumahnya itu untuk kebutuhan 16 KK. Namun sayangnya sejak rampung dibangun, proyek tersebut tidak memberikan asas manfaat pada warga miskin. Disebutkan, salah satu tong juga terlihat tidak berfungsi dan menjadi barang pajangan di samping rumah warga.

“ Sejak selesai dibangun belum difungsikan sampai hari ini pak. Karena tidak berfungsi tandon airnya, saya terpaksa alih fungsikan jadikan penampungan air hujan saja pak, “ kata Jamal.

Jamal mengaku, tidak berfungsinya alat SPAM tersebut dikarenakan karena tidak memiliki meteran listrik. Hal ini tentu menjadi pertanyaan warga, apa alasan pihak rekanan tidak menempatkan meteran listrik?

“ ya bagaimana caranya bisa keluar airnya dari sumur kalau tidak ada listrik, kan itu dihisap pak pakai mesin. Mesin bisa beroperasi kalau ada aliran listrik. Yang ada ini kan, tidak ada aliran listrik. Makanya kami mempertanyakan karena kemarin mereka bilang warga hanya tahunya terima beres setelah rampung proyek ini, tapi yang terjadi lain pak, “ bebernya.

Baca Juga :  BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Senada dengan Hamzah sebagai Kepala lingkungan, mengatakan keberadaan proyek SPAM di Desa Mekkatta Selatan Kecamatan Malunda, proyek SPAM ini ada 6 titik, sama sekali tidak memberikan manfaat ke warga miskin.

“ Lihat saja itu pak, hanya ditempelkan saja tandon air, tapi kami tidak bisa manfaatkan karena memang tidak teraliri air, “ sebutnya

Dia menilai, keberadaan proyek SPAM yang masuk di desanya ini adalah pembodohan masyarakat. Pasalnya, dalam kegiatan ini ditemukan pemasangan tempat atau dudukan meteran listrik untuk mesin pompa air, namun tidak berlangsung lama dibuka kembali setelah selesai pengambilan gambar.

“ ini kami dibodohi – bodohi, saya kira ada mi’ meteran listrik karena sudah dipasangi tempat meteran. Eh, tidak lama kemudian habis dipasang dan di foto di bongkar kembali. Makanya kami heran dan kami ini benar – benar dibodohi pak, “ kesal Hamzah

Ia mengaku, karena alat atau proyek SPAM itu tidak bisa difungsikan menurut dia, sampai saat pemerintah desa Mekkatta Selatan tidak mau menerima hasil pekerjaan tersebut.

“ Saya tanya pak desa kami soal proyek ini. Pak desa tidak mau terima karena memang tidak bisa tidak difungsikan karena tidak punya meteran listrik, “ sebutnya.

Dihubungi terpisah Kadis PUPR Kabupaten Majene, Asaraf lewat via telpon dan via Whatsapp, belum memberikan keterangan soal proyek SPAM tersebut./@ji

 

 

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Berita ini 399 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:44 WIB

Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB

Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!