Menu

Mode Gelap
Massa FPPI Sebut Banyak Tambang Illegal di Sulbar Diduga Tidak Kantongi Izin Bandar Sabu di Mateng Berhasil Diciduk Polisi Narkoba Putusan MA Ditangan, Safruddin Minta Aset Miliknya Dikembalikan Seorang ASN Dinas Kelautan dan Perikanan Mamuju Ditangkap Polisi Pria Asal Budong – Budong Tertangkap Bawa Sabu

Mamuju · 17 Mei 2023 02:15 WIB ·

Terundus Dugaan Praktik Nakal Pemotongan Beasiswa KIP Merdeka Kuliah


 Anggota DPR RI Arwan Aras terlihat membrikan materi kuliahdislahsatu kampus di Mamuju.(F/Rahman) Perbesar

Anggota DPR RI Arwan Aras terlihat membrikan materi kuliahdislahsatu kampus di Mamuju.(F/Rahman)

MAMUJU, indigo99.com | Dugaan adanya permainan nakal soal pemotongan beasiswa Kartu Indonesia Pintar ( KIP ) kuliah merdeka di beberapa universitas di Sulawesi Barat (Sulbar) mulai terendus.

Hal ini, mendapat sorotan tajam dari salah seorang anggota DPR RI Arwan Aras Tammauni, saat menjadi pemateri kegiatan sosialisasi KIP Kuliah 2023 di Kampus Universitas Muhammadiyah Mamuju, Jl Baharuddin Lopa, Mamuju, Selasa (16/5/2023).

Arwan salah satu anggota Komisi X itu mengatakan, banyak mendapat laporan terkait adanya dugaan oknum-oknum yang melakukan pemotongan beasiswa KIP Kuliah di Sulbar.

“Beberapa kampus di Sulbar masih ada oknum-oknum yang sampai hari ini bermain terkait pemotongan beasiswa itu,” kata Arwan

Arwan tidak secara gamblang menyebutkan terkait siapa oknum yang tega merampas hak-hak mahasiswa yang tidak mampu tersebut.

“Kalau untuk anak-anak (mahasiswa) di Unimaju, alhamdulillah tidak murni semua tidak ada pemotongan. Tapi ada saya temukan tadi dari pihak kampus lain memang ada pemotongan,” ungkapnya.

Terkait hal ini, Arwan memberikan peringatan tegas kepada oknum tersebut. Dan jika ada dugaan permainan nakal maka dia akan tidak segang-segang melaporkan ke polisi.

“Jika masih berlanjut tahun 2023, masih ada bermain maka saya akan melaporkan ke polisi. Karena ada contoh di daerah Banteng, ada pelaku pemotongan itu divonis 7 tahun penjara,” tegasnya.

Anak Bupati Mamuju Tengah itu juga menyampaikan kepada tim Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud) RI agar penyaluran beasiswa KIP Kuliah di Sulbar dapat diawasi dengan baik.

“Saya mengajak semua pihak untuk memutus mata rantai pemotongan beasiswa KIP Kuliah di Sulbar,” ujar Arwan.

Arwan Aras berjanji akan memperjuangkan biaya penambahan penerima beasiswa KIP Kuliah di Sulawesi Barat.

Kata dia, biaya hidup penerima beasiswa di Sulbar yang masuk klaster satu sebesar Rp 800 ribu per bulan dan itu diterima per enam bulan.

Dia akan mengusulkan kepada kementerian agar ada tambahan biaya naik menjadi Rp 950 per bulan nya.

“Kita ingin biaya hidup anak-anak (mahasiswa) penerima beasiswa harus disesuaikan dengan hidupnya. Karena di Mamuju ini banyak anak-anak yang memang dari pelosok-pelosok desa,” tandasnya.

Sekedar informasi, sebanyak 150 mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah Merdeka ikut kegiatan Sosialisasi KIP Kuliah 2023 di Kampus Universitas Muhammadiyah Mamuju, Jl Baharuddin Lopa, Mamuju.

Pewarta indigo99.com : Aji

 

Artikel ini telah dibaca 266 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Massa FPPI Sebut Banyak Tambang Illegal di Sulbar Diduga Tidak Kantongi Izin

29 Mei 2023 - 14:58 WIB

Kadivpas Minta Seluruh Kantor Wilayah dan UPT Komitmen Laksanakan ZI

29 Mei 2023 - 14:28 WIB

Bandar Sabu di Mateng Berhasil Diciduk Polisi Narkoba

29 Mei 2023 - 08:53 WIB

Putusan MA Ditangan, Safruddin Minta Aset Miliknya Dikembalikan

29 Mei 2023 - 07:39 WIB

Seorang ASN Dinas Kelautan dan Perikanan Mamuju Ditangkap Polisi

29 Mei 2023 - 03:41 WIB

Ulang Tahun ke-70, Yasonna Luncurkan Buku Biografi Politik

27 Mei 2023 - 14:48 WIB

Trending di Advertorial
%d blogger menyukai ini: