Terpidana Korupsi Mantan Kadis PU Prov. Sulbar Bayar Uang Denda 100 Juta  

- Jurnalis

Rabu, 13 Oktober 2021 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto : Terlihat keluarga terpidana Korupsi Nasruddin mengembalikan uang denda 100 juta.

Ket Foto : Terlihat keluarga terpidana Korupsi Nasruddin mengembalikan uang denda 100 juta.

indido99.com | Pihak keluarga terpidana Korupsi mantan Kadis PUPR Provinsi Sulbar, hadir di kantor Kejati Sulbar, menjadi perwakilan dari terpidana dengar membayar uang denda senilai 100 juta rupiah, yang dititip kepada Jaksa penuntut umum ( JPU ) Kejati Sulawesi Barat ( Sulbar ). Rabu ( 13/10 ).

Penyerahan uang tunai di bawah tenda darurat Kejaksaan Tinggi Sulbar, berdasarkan surat perintah penunjukan jaksa penuntut umum ( P-16A ) nomor print-/P.6. Dan telah menerima penyerahan penitipan uang pembayaran denda dalam perkara tindak pidana Korupsi penyalahgunaan uang muka pada proyek peningkatan jalan ruas Salutambung Urekang Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene tahun 2018 pada Dinas PUPR Provinsi Sulbar, atas nama terpidana Nasaruddin bin Barahima, sehubungan dengan petikan putusan Mahkamah Agung RI dengan nomor : 3821K/Pid.Sus/2021 senilai 100 juta. 

“ Uang yang diserahkan hari ini adalah uang denda dengan nilai 100 juta rupiah dan kami akan langsung dititip di Bank berdasarkan dengan berita acara. Jika sudah ada putusan inkracht nya, uang denda tersebut kita kembalikan ke kas negara, “ sebut Kasi Penkum Kejati Sulbar, Amiruddin kepada indigo99.com. Rabu ( 13/10 ). 

Lanjut kata dia, putusan dari Mahkamah Agung yang diterima oleh JPU masih bentuk softcopy yang belum ada tanda tangan dan stempel mahkamah Agung. Dan kata Ijas, sampai saat ini belum diketahui pihak dari terpidana menerima atau masih menolak.

“ Surat putusan yang kami terima dari Mahkamah Agung masih bentuk softcopy dan belum ada tanda tangan MA. Jika diterima oleh pengacara ya pasti incraht mi, “ujarnya.  

Dihubungi di tempat terpisah, Nasrun, SH sebagai penasehat hukum ( PH ) terdakwa kepada indigo99.com mengaku, setelah diketahui menerima putusan Mahkamah Agung ( MA ) yang menolak kasasi JPU, pihaknya langsung menerima. Selain itu kata dia, berdasarkan amar putusan dari hakim Tipikor Mamuju, yang memerintahkan bayar denda 100 juta. hari ini juga sudah dilakukan penyerahan uang senilai 100 juta oleh keluarga terpidana ke pihak JPU.     

Baca Juga :  Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

“Terkait putusan mahkamah Agung yang menolak kasasi JPU. Dan kami terima Putusan Mahkamah Agung. Dan hari ini, keluarga klien kami juga sudah membayar uang denda 100 juta,” singkat Nasrun.

Seperti diketahui, perkara tindak pidana Korupsi penyalahgunaan uang muka pada proyek peningkatan jalan ruas Salutambung Urekang Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene tahun 2018 pada Dinas PUPR Provinsi Sulbar, dengan terdakwa mantan Kadis PUPR Provinsi Sulbar. Dalam putusan persidangan hakim Tipikor memvonis terdakwa 1 tahun kurungan penjara dengan denda 100 juta subsider 6 bulan. Dalam perkara korupsi itu, tuntutan JPU terhadap terdakwa 2 tahun penjara. Atas putusan Pengadilan Tipikor di Mamuju, yang setengah dari tuntutan dari JPU. Pihak JPU langsung melakukan upaya hukum dengan banding di Pengadilan Tinggi ( PT ) Makassar, dan banding dikuatkan dengan putusan PN. Kemudian oleh Mahkamah Agung, kasasi dari JPU ditolak tetapi menguatkan putusan tingkat banding yakni 1 tahun.

Pewarta indigo99.com : Ajinomoto

Berita Terkait

Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
8 Komplotan Pelaku Hipnotis Berhasil Gondol Uang 85 Juta Milik Warga Sampaga
Jatanras Polda Sulbar Berhasil Gulung 8 Komplotan Pelaku Hipnotis
Gegara Sabu, Seorang Anggota Polres Pasangkayu Dipecat
Pagi Tadi, Pemilik Wisma Rio Ditemukan Tidak Bernyawa
Ditpolair Polda Sulbar Tengah Selidiki Bom Ikan Meledak
Berita ini 602 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!