Terpidana Korupsi Andi Dody Hermawan Dikabarkan Menyerahkan Diri Hari Selasa Depan

- Jurnalis

Kamis, 23 November 2023 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajari Mamuju : Subekhan,SH.MH

Kajari Mamuju : Subekhan,SH.MH

MAMUJU,indigo99.com | Pasca keluarnya salinan putusan Mahkamah Agung ( MA ) terhadap terpidana korupsi Andi Dody Hermawan, dengan nomor perkara nomor 5249 K/Pid.Sus/2023. Sampai saat ini, masih dalam negosiasi dengan pihak terpidana agar bisa secepatnya menyerahkan diri.

Dikonfirmasi kepada Kajari Mamuju, Subekhan kepada sejumlah media, mengaku bahwa materi putusan MA terhadap terpidana Andi Dody Hermawan untuk segera dilaksanakan. Kata dia, sampai saat ini pihak Intelijen Kejari Mamuju, telah melakukan komunikasi, baik langsung dengan terpidana melalui penasehat hukum (PH) maupun dengan pihak keluarga.

Baca Juga :  Akibat Petugas KPPS Kelelahan, TPS 13 Tahaya - Haya Ditinggal Tidur

Dan kata dia, dari hasil monitoring intelijen Kejari Mamuju, diketahui terpidana Andi Dody Hermawan, masih berada di Jakarta. Dan Rabu kemarin (22/11/23), pihak Kejari Mamuju telah menerima surat dari PH nya yang menyebutkan bahwa hari Selasa tanggal 28 November 2023, akan menyerahkan diri ke Kejari Mamuju.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Kejaksaan beberapa hari telah memonitor yang bersangkutan dan ternyata masih di berada di Jakarta. Dan kemarin kami, memperoleh surat dari PH-nya yang pada pokoknya akan menyerahkan diri hari Selasa tanggal 28 November minggu depan.” tegas Kajari Mamuju, Subekhan. Kamis 23 November 2023.

Baca Juga :  2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Seperti diketahui, petikan relaas Mahkamah Agung dengan nomor kasasi nomor 5243 K/Pid.Sus/2023 atas nama termohon atau terdakwa Andi Dody Hermawan, dengan amar putusan dikabulkan jaksa penuntut umum ( JPU ). Dakwaan primair terbukti melanggar pasal 2 UU Tipikor dengan pidana selama 4 tahun denda 200 juta subsider 3 bulan dan uang pengganti 1,1 Miliar subsider 2 tahun penjara.

 

Editor : Aji

Berita Terkait

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster
Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius
Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas
2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur
Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus
Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024
Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat
Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS
Berita ini 737 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:22 WIB

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:31 WIB

Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:41 WIB

Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:27 WIB

2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:40 WIB

Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:05 WIB

Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:15 WIB

Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:30 WIB

Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

Berita Terbaru

Kabid Perikanan budidaya, mengunjungi lokasi pembenihan dan pembesaran lobster air tawar di Kelurahan Rimuku.(Foto/Ucok)

Advertorial

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!