Terduga Pelaku Pelecehan Anak Santriwati Ditangkap di Persembunyian

- Jurnalis

Minggu, 11 Februari 2024 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terduga pelaku pelecehan anak santriwati berhasil ditangkap disalahsatu rumah di kota Mamuju.

Terduga pelaku pelecehan anak santriwati berhasil ditangkap disalahsatu rumah di kota Mamuju.

MAMUJU,indigo99.com | Tidak berlangsung lama, terlapor dugaan kasus pelecehan seksual terhadap santriwati salah satu Ponpes di Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju, akhirnya berhasil dibekuk oleh anggota satuan Reskrim Polresta Mamuju. Minggu 11/2/23

Penangkapan terduga tanpa perlawanan, diketahui ditangkap di persembunyiannya di rumah salah satu rumah pimpinan Yayasan Ponpes.

“ Pelakunya ditangkap dalam kota Mamuju, bersembunyi di salah satu rumah pimpinan Ponpes. Terduga langsung dijemput tanpa perlawanan, dan saat ini masih menjalani pemeriksaan penyidik untuk didalami, “ kata Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir.

Diberitakan, ada Lima santriwati yang masih dibawah umur didampingi keluarganya, mendatangi SPKT Polresta Mamuju untuk melaporkan seorang Ustadz yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap korban. Minggu 11/2/24

Arham yang mengaku keluarga korban, kepada sejumlah Wartawan, mengaku bahwa terkuaknya kasus dugaan pelecehan seksual ini karena adanya seorang santriwati tiba – tiba kabur dari Ponpes akibat diduga menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang ustadz.

Berdasarkan pengakuan korban, bahwa sang ustadz sering masuk di kamar mandi saat korban sedang mandi. Selain itu, terduga pelaku melakukan pelecehan dengan menarik sarung korban hingga telanjang, bahkan tidak segan – segan pelaku memegang kemaluan santrinya.

Baca Juga :  Kasus Korupsi Dana Hibah KPU Majene 22,5 Miliar Seret 2 Orang ASN

Kata dia, kemungkinan kejadian ini sudah berlangsung lama. Dan diduga korbannya masih bertambah.

“ Seandainya tidak ada santriwati yang lari dari pondok semalam, kemungkinan kasus ini tidak ketahuan. Karena orang tuanya menceritakan ke kami tentu kami tindak lanjuti dengan membuat laporan polisi,” kata Arham.

 

 

 

Editor : Aji

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Berita ini 1,453 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:44 WIB

Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB

Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!