Terdakwa Korupsi PDAM Mamasa Kembalikan Kerugian Negara 100 Juta

- Jurnalis

Jumat, 16 Februari 2024 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajari Mamasa, Musa menerima uang tunai sebesar 100 juta, hasil kerugian negara pada kasus korupsi PDAM Mamasa.(Foto/Kejari Mamasa)

Kajari Mamasa, Musa menerima uang tunai sebesar 100 juta, hasil kerugian negara pada kasus korupsi PDAM Mamasa.(Foto/Kejari Mamasa)

MAMASA, indigo99.com | Salah seorang pria paruhbaya atas nama Awaluddin sebagai terdakwa korupsi Pengelolaan Anggaran Penyertaan Modal di PDAM Mamasa Tahun Anggaran 2021, yang kini perkaranya masih bergulir di Pengadilan Tipikor Mamuju. Pagi tadi, mengembalikan kerugian negara kepada Kejari Mamasa sebesar Rp 100.000.000.

Pengembalian uang kerugian negara dilakukan oleh keluarga terdakwa dan diserahkan langsung kepada Kajari Mamasa Musa, dikuatkan dengan berita acara penyerahan dan selanjutnya akan dititip di Bank penitipan.

Kajari Mamasa, Musa kepada indigo99.com mengatakan, pengembalian dana kerugian negara senilai 100 juta dilakukan oleh keluarga terdakwa Waladdin. Dan sisa kerugian negara masih berjumlah Rp. 403.089.000,00 dari temuan BPKP senilai Rp. 503.089.000.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Dengan adanya pengembalian kerugian keuangan negara tersebut masih terdapat sisa dugaan kerugian keuangan negara yang belum dikembalikan sebesar Rp. 403.089.000,00, “ sebut Musa kepada wartawan indigo99.com. Jumat 16/2/24

Menurut Musa, pengembalian ini merupakan itikad baik dari keluarga terdakwa untuk memulihkan Kerugian Keuangan Negara yang ditimbulkan. Pemulihan ini tentu dapat pertimbangakan dalam menentukan surat tuntutan selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca Juga :  Ramadhan Berkah, 32 PPPK di Lingkup Pemprov Sulbar Terima SK 

Lanjut kata dia, apabila dikemudian hari Kerugian Negara tidak dapat dikembalikan oleh para Terdakwa maka, selaku Jaksa Eksekutor akan melakukan upaya paksa dalam memulihkannya. Bahwa seluruh proses penuntutan merupakan upaya untuk mencari keadilan dan kebenaran berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa. Sehingga para Terdakwa dapat menerima akibat dari perbuatan yang dilakukan. Serta Jaksa Penuntut Umum akan mengupayakan pemulihan dari Kerugian Keuangan Negara yang disebabkan oleh perbuatan Para Terdakwa.

“ Kami menghimbau agar seluruh kerugian negara yang timbulkan para terdakwa dapat memulihkan seluruhnya. Tentu upaya pemulihan kerugian negara atas itikad baik terdakwa, JPU bisa mempertimbangakan pada penuntutan tedakwa nanti, “ katanya

Bahwa sampai dengan saat ini penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi PDAM ini sedang dalam tahap Pembuktian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Mamuju, sejak tanggal 18 Desember 2023 sampai dengan saat ini.

Baca Juga :  Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Atas perbuatannya kedua orang Terdakwa didakwa dengan Dakwaan Subsidaritas yakni Primair Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHP Subsider Pasal 3 jo Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHP.

 

 

 

 

 

 

Editor : Aji

Berita Terkait

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan
Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian
11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Berita ini 197 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 12:55 WIB

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan

Minggu, 14 April 2024 - 11:15 WIB

Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Selasa, 9 April 2024 - 05:55 WIB

Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!