Tercium Dugaan Permainan Culas Lelang Proyek Pemecah Ombak di Pantai Mampie Polman

- Jurnalis

Sabtu, 12 Maret 2022 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi bosku.

Foto ilustrasi bosku.

MAMUJU, indigo99.com | Aroma bau tidak sedap tercium pada kegiatan proses lelang atau tender proyek pemecah ombak di pantai Mapie Kabupaten Polewali Mandar ( Polman ), yang dilakukan panitia oleh balai pelaksanaan pemilihan jasa konstruksi ( BP2JK ) Sulawesi Barat tahun anggaran 2022.

Proses lelang barang dan jasa secara elektronik yang seyogyanya dapat berjalan secara efisien, efektif, transparan serta akuntabel. Hanya menyisakan cerita yang tidak ada artinya.

Hal itu, terkuak setelah salah satu pemilik perusahaan yang baru saja ikut lelang harus menelan pil pahit karena perusahaannya jatuh atau tidak lolos tanpa alasan yang jelas.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut salah seorang sumber kepada Media indigo99.com, mengatakan awalnya ada 9 perusahaan yang ikut lelang proyek yang titik kegiatannya di pantai Mampie Kabupaten Polewali Mandar ( Polman ). Namun 7 perusahaan dinyatakan gugur.

Ironisnya, diketahui ada tujuh perusahaan yang mestinya secara berurutan yang sudah gugur, namun justru ada tebang pilih untuk menentukan pemenang.

Baca Juga :  Mantan Kabid PPD Ditunjuk Sebagai Plt Kadis Dikpora Kabupaten Majene  

“Jadi begini nomor peserta lelang nomor 1,2,3,4,5,7 dan 8 itu gugur, lalu yang dipilih nomor.6 dan nomor 9. Yang menjadi tanda tanya saya, kenapa peserta urutan nomor 6 lolos padahal nomor peserta 7 telah gugur. Mestinyanya, secara aturan berurutan gugur juga peserta nomor 6, kok tiba-tiba lompat di nomor 7 yang gugur,”ungkap salah seorang sumber media ini yang tidak mau ditulis namanya.

Lanjutnya kata sumber, perusahaan nomor 6 nekat banting angka penawaran hingga 50 persen dari nilai yang di lelang panitia.

“Menurut saya ini hal yang kurang wajar, sebab nilai penawaran seperti ini dapat memicu manipulasi kerja,” bebernya.

Terkait ini, Ketua LSM Masyarakat Anti Penyalahgunaan Jabatan ( MAPJ ) Sulbar Must Jar angkat bicara. Kata dia, ada dugaan intervensi Satker dalam proses lelang proyek tanggul Mampie.

“Kami menduga proses lelang proyek tersebut ada dugaan bermain mata antara perusahaan pemenang dan satker terkait, sebab adanya keterlibatan seorang oknum menghubungi salah satu perusahaan yang ingin dilengserkan, ” Kata Mustajar

Baca Juga :  Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang - Belang Dikabarkan Hilang

Lanjutnya kata Mustajar, bisa saja oknum tersebut beberapa kali menelpon ke salah perusahaan untuk bertemu dengan tujuan minta mundur dari proses lelang itu.

“Cara – cara seperti ini tentu merupakan persaingan usaha yang kurang sehat dan profesional, ” ungkap Mustajar.**

Di tempat terpisah, media ini mencoba melakukan upaya konfirmasi kepada Kepala Satker ( Kasatker ) Balai Sungai Sulawesi III Palu, Asdar, soal adanya dugaan permainan mem bantah keterlibatannya dalam proses lelang proyek pantai Mampie.

Asdar menepis, bahwa proses lelang wewenangnya Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi ( BP2JK ) bukan kewenangan Satker.

“Proses lelang bukan kami tetapi wewenangnya BP2JK,jadi silahkan ke sana, ” ujar Asdar, saat dihubungi via telepon. Sabtu sore 12 Maret 2022.**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan
Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian
11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Berita ini 926 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 April 2024 - 12:55 WIB

Kapolda Sulbar Imbau Masyarakat Saat Mudik Balik Utamakan Keselamatan

Minggu, 14 April 2024 - 11:15 WIB

Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Selasa, 9 April 2024 - 05:55 WIB

Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!