Terbukti Habisi Nyawa Rekannya, Security Basarnas Mamuju Rahmat Maulana Divonis 10 Tahun

- Jurnalis

Senin, 3 Juni 2024 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa Persidangan di PN Mamuju.

Foto Istimewa Persidangan di PN Mamuju.

MAMUJU, indigo99.com | Scurity Basarnas Mamuju, Rahmat Maulana alias Hammadia, yang menjadi terdakwa pembunuhan terhadap korban Zulkarnaen (40). Divonis bersalah oleh  majelis hakim Pengadilan Negeri Mamuju selama 10 tahun penjara sesuai dengan pasal 338 KUHP.   Senin 3/6/24

Putusan majelis hakim terhadap Scurity Basarnas Mamuju ini, lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut terdakwa 20 tahun penjara berdasarkan dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. 

Tiga majelis hakim yang diketuai Rahid Pambingkas,SH dan dua hakim anggota Rachmat Ardimal, SH,MH dengan Nona Vivi Sri Dewi,SH,MH. Sementara dalam sidang pembacaan putusan juga dihadiri jaksa penuntut umum (JPU) Rika, SH.

Terdakwa dinyatakan bersalah oleh majelis hakim dengan pidana penjara selama 10. Majelis hakim memerintahkan sejumlah barang bukti 1 bilah badik, 1 baju kaos berwarna hitam, 1 celana berwarna hitam dirampas untuk dimusnahkan,1 buah handphone merk realme warna biru metalik dikembalikan kepada terdakwa, 1 buah gitar merk Yamaha, 1 buah kursi merk futura berwarna biru stainless dikembalikan kepada Kantor Basarnas Provinsi Sulawesi Barat, 1 buah Fd tetap terlampir dalam berkas perkara

Baca Juga :  Hadiri Peluncuran Tahapan dan Tagline Pilgub 2024, Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Puji KPU Sulbar

Diketahui, Rahmat menjadi terdakwa setelah menghabisi nyawa teman kerjanya sebagai security Basarnas Mamuju dengan menggunakan  sebilah badik hingga nyawa korban tidak terselamatkan. Kejadian ini terjadi di halaman kantor Basarnas Sulbar di Kelurahan Sinyonyoi Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju hari Minggu sore 24/12/23 sekitar pukul 15.00 Wita.

Terkait putusan majelis hakim yang hanya memutus bersalah terdakwa 10 tahun. JPU yang di Kasi Pidum Kejari Mamuju, sementara masih pikir – pikir apakah akan ambil upaya hukum atau tidak. 

 

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Berita ini 417 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:44 WIB

Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB

Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!