Sulbar Menghapus Air Mata Duka Palestina Dalam Peringatan Al Quds Day

- Jurnalis

Jumat, 5 April 2024 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemuda dan Mahasiswa menggelar peringatan Al Quds di Nawacita Anjungan Pantai Manakarra.(F/Adi)

Pemuda dan Mahasiswa menggelar peringatan Al Quds di Nawacita Anjungan Pantai Manakarra.(F/Adi)

MAMUJU, indigo99.com | Puluhan Pemuda dan Mahasiswa menggelar peringatan Al Quds Day di Nawacita Anjungan Pantai Manakarra, Jumat sore 5 April 2024 dengan mengusung tema “Sulbar Menghapus Air Mata Duka Palestina.

Dalam kegiatan tersebut, diawali dengan pembacaan Undang – Undang Dasar 1945 oleh Ray Akbar yang juga merupakan salah satu inisiator peringatan Al Quds kali ini.

Pada kesempatan tersebut, Ray juga menyampaikan bahwa Al Quds Day adalah merupakan perwujudan fitrawi manusia untuk menolak segala bentuk kolonialisasi, penjajahan dan genosida.

Hal lain kata dia, sikap untuk menentang kekejaman zionis Israel atas penjajahan yang dilakukan adalah merupakan amanah konstitusi Negara kita.

“Sebagai warga Negara Republik Indonesia penting bagi kita untuk menengok sejarah dengan baik. Apa yang terjadi di Palestina tentu punya kaitan dengan Indonesia. Para founding fathers bangsa Indonesia cukup memahami, membela Palestina dari penjajahan Israel adalah komitmen dan pelaksanaan dari amanat pembukaan UUD 1945, yang termaktub dalam  alinea 1 dan 4,” terangnya.

Baca Juga :  Polairud Ungkap Kasus Ilegal Fhising, Amankan 3 Pelaku dan 88 Botol Handak

Sehingga khusus di Sulbar, cukup beralasan jika kita ikut menggemakan perlawanan pada penjajahan diatas muka bumi ini,” pungkas Ray.

Ditempat yang sama, koordinator umum kegiatan Al Quds Day Adhi Riadi menjelaskan bahwa frasa “Air Mata” memang tak selamanya harus dilekatkan pada duka. Sebab, kehadirannya bisa saja dilatari oleh kondisi psikologi lainnya seperti bahagia dan haru yang dialami oleh manusia. 

Namun menurut pria yang akrab disapa Adhi Riadi ini bahwa tentu saat orang bicara Palestina maka tentu Prasa “Air Mata”  cukup merepresentasi atas kondisi kegetiran yang telah bertahun – tahun lamanya dirasakan oleh mereka atas kekejaman praktik kolonialisasi dan genosida oleh Zionis Israel.

“Secara fitrawi, saat kita menyaksikan praktik kolonialisasi dan genosida, selalu akan melahirkan pemberontakan sehingga itulah mengapa pada Jumat terakhir Ramadhan ditetapkan sebagai peringatan Al – Quds Day yang dimana momentum untuk menunjukkan keberpihakan kita pada nilai kemanusiaan,” jelasnya.

Baca Juga :  Keberadaan 2 Unit Randis Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mamuju Dipertanyakan 

Lebih jauh Riadi menyebut bahwa kelahiran Al Quds Day tentu bukan tanpa alasan. Ia telah melampaui sekat – sekat agama, suku, ras, budaya, sekte atau Mazhab. Al Quds Day harus dimaknai sebagai sebuah gerakan kolektif yang dibangun di atas kesadaran universal.

Di momentum peringatan Al – Quds Day Tahun 2024 kali ini yang jatuh pada Tanggal 5 April 2024. Di Berbagai belahan dunia terus digemakan semangat perlawan terhadap praktek kolonialisasi dan Genosida yang dilakukan oleh Zionis Israel di tanah Palestina. 

“Ini menunjukkan bahwa betapa kekuatan fitrawi manusia yang tak ingin menempatkan Frasa “Air Mata” pada duka namun lebih kepada kebahagiaan,” pungkas Riadi.

Diakhir acara, puluhan Mahasiswa dan Pemuda tersebut menutup dengan menggelar doa bersama untuk Palestina.

 

Berita Terkait

Rugikan Kliennya 10 Miliar, Pengacara CV Dunia Warna Makassar Somasi Direktur Inisial UD
Bendahara Polres Mateng Bripka Afiuddin Divonis 3,3 Tahun Penjara
Polres Majene Usut Kasus 42 Balita Keracunan Massal 
Pj Zudan Sebut Musrenbangnas Segera Ditindaklanjuti
Empat Bersaudara Duduk di Pelaminan Bersamaan, Total Mahar Ratusan Juta Rupiah
Serap 8,2 Miliar Kondisi Bangunan Puskesmas Salupangkang Disoal
Biro Umum Sulbar Akan Tambah Jaringan Internet d Kantaor Baru 
GPM Jelang Idul Fitri, Sinergitas Pemerintah Sulbar Bersama Perum Bulog dan Distributor Pangan
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!