Sudah Tahap II, Mantan Rektor Unsulbar CS Siap Disidangkan di Pengadilan Tipikor

- Jurnalis

Kamis, 9 November 2023 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga tersangka Korupsi di Unsulbar digiring ke rutan Mamuju, setelah menjalani pemeriksaan.

Tiga tersangka Korupsi di Unsulbar digiring ke rutan Mamuju, setelah menjalani pemeriksaan.

SULBAR, indigo99.com | Penyidik tindak pidana khusus ( Pidsus ) pada Kejati Sulbar, resmi melakukan tahap II ke Kejari Majene, pada Empat tersangka kasus korupsi Unsulbar.

Empat tersangka itu, adalah mantan Rektor Unsulbar Akhsan Djalaluddin dan Wakil Rektor II, Anwar Sulili sebagai pejabat penandatanganan surat perintah membayar (PPSPM). Victoria Marinton selaku rekanan ( Kontraktor ) serta PPK proyek Muslimin.

Aspidsus Kejati Sulbar, La Kanna kepada indigo99.com mengatakan, bahwa kasus korupsi Unsulbar, Jaksa penyidik telah melakukan tahap II di Kejari Majene sebagai jaksa penuntut umum ( JPU ).

“ Benar, berkas perkaranya sudah tahap dua di Kajari Majene dan penahanan tersangka selama 20 hari kedepan dan sampai saat ini penahanannya Keempat tersangka masih tetap di Rutan Mamuju, “ jelas Aspidsus. kamis 9/11/23

Masih dia, berkas perkara yang telah berada di JPU pada Kejari Majene, kata dia, dipastikan tidak akan lama lagi dilimpah ke Pengadilan Tipikor di Mamuju.

“ Kalau sudah lengkap, ya sisa menunggu hari mami untuk dilimpahkan ke PN Mamuju untuk dilakukan sidang perdana pembacaan dakwaan, “ ujarnya.

Baca Juga :  Bawaslu Sulbar Temukan 655 TPS Rawan Kecurangan

Seperti diketahui, sebelumnnya penyidik Pidsus Kejati Sulawesi Barat (Sulbar) menetapkan 4 tersangka dalam kasus korupsi pengadaan alat laboratorium Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) dengan kerugian negara Rp 8 Miliar. Selasa (29/8/2023).

Para tersangka telah ditahan di Rutan Kelas IIB Mamuju selama 20 hari ke depan. Ketiganya dijerat pasal 2 ayat (1) subsider pasal 3 juncto pasal 18 Undang-undang no 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambahkan dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2021 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Editor : Aji

Berita Terkait

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster
Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius
Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas
2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur
Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus
Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024
Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat
Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS
Berita ini 458 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:22 WIB

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:31 WIB

Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:41 WIB

Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:27 WIB

2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:40 WIB

Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:05 WIB

Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:15 WIB

Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:30 WIB

Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

Berita Terbaru

Kabid Perikanan budidaya, mengunjungi lokasi pembenihan dan pembesaran lobster air tawar di Kelurahan Rimuku.(Foto/Ucok)

Advertorial

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!