Soal Penutupan Tambang, Taslim Tammauni Tegas Akan Buat Laporan Polisi

- Jurnalis

Selasa, 13 Juni 2023 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kadin Sulbar ; Taslim Tammauni.(foto/indigo99.com)

Ketua Kadin Sulbar ; Taslim Tammauni.(foto/indigo99.com)

MAMUJU, indigo99.com | Komisaris Utama CV Mamuju Tengah Perkasa, Taslim Tammauni, mengaku sangat menyayangkan adanya penutupan aktivitas pertambangan yang dilakukan kelompok petani dari Salulekbo, baru – baru ini.

Taslim mengaku, aktivitas pertambangan galian batu yang dikerjakan oleh CV Mamuju Tengah Perkasa di bantaran sungai Budong – Budong. Menegaskan aktivitas tambang bantuan miliknya bukan ilegal karena mengantongi dokumen lengkap.

Terkait hal ini, Taslim mengaku, tidak mungkin seorang ketua Kadin Sulbar melakukan kerja – kerja ilegal yang bisa merugikan negara apalagi daerah Sulbar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Kalau dibilang ilegal itu tidak benar sama sekali. Saya ini ketua Kadin Sulbar, dan saya juga ketua advokasi pemberantasan korupsi di Sulbar. Saya harus jadi contoh di Sulbar khususnya menegkakan aturan dan menegakkan supremasi hukum. Jadi adanya kejadian ini, tentu akan saya tegakkan hukum dan saya akan tuntut sesuai hukum yang berlaku di negara kita, itu yang saya lakukan, “ tegas Taslim, saat ditemui di kediamannya, belum lama ini.

Baca Juga :  2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Terkait hal ini kata dia, pihaknya akan membuat laporan Polisi di Mapolda Sulbar. Dan akan membongkar sampai ke akar – akarnya soal siapa yang bermain di balik semua ini.

“ Dalam waktu dekat ini, pengacara saya akan membuat laporan ke Mapolda Sulbar. Ini harus saya tegakkan hukum di Mateng ini, jangan sampai ada yang bermain di belakang semua ini,” tegas Taslim

Taslim berharap aparat penegak hukum di Sulbar, meminta agar penegakan hukum di Mateng ditegakkan setegak – tegaknya.

“ Langkah hukum harus saya lapor ke Polda, jika ada yang melanggar hukum apakah saya atau yang orang yang menutup. Kalau saya melanggar hukum, tentu saya dihukum. Harus dicari ini, saya akan gali sampai ke akar – akarnya harus tegak hukum di Mateng, “ tegas Taslim.

Baca Juga :  Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

Dia berharap, negara harus hadir disana untuk mencegah jangan sampai ada mafia tambang. Dia juga mengatakan, di Sulbar ini, ada mafia tambang yang bekerjasama dengan penguasa dan ada juga penguasa jadi mafia tambang artinya penguasa bikin tambang dengan terbukti bisa melakukan aktivitas seenaknya.

“Di Sulbar ini ada mafia tambang dan negara harus hadir sisini. Ini yang bahaya, jangan sampai ada penguasa jadi mafia. Tak perlu lagi saya sampaikan ke penegak hukum, secara hukum jika ditegakkan itu barang bukti sudah ada kenapa tidak diamankan, “ tegas Taslim.

Pewarta indigo99.com : Aji

 

 

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 640 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!