Soal Informasi Pernikahan Usia Dini, Kumham Sulbar Bentuk Tim Pencari Fakta

- Jurnalis

Jumat, 27 Mei 2022 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, indigo99.com | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Faisol Ali menanggapi terkait pemberitaan viral mengenai pernikahan anak usia dini yang terjadi di Kabupaten Mamuju.

Hal tersebut ia Kakanwil Faisol Ali sampaikan usai menerima informasi terkait adanya pernikahan dini tersebut.(17/05)

“Di dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun T974 Tentang Perkawinan, menyebutkan bahwa negara menjamin hak warga negara untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah, menjamin hak anak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945” ujar Faisol Ali

Namun, kata Faisol, perkawinan pada usia anak dapat menimbulkan dampak negatif bagi tumbuh kembang anak dan akan menyebabkan tidak terpenuhinya hak dasar anak seperti hak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, hak sipil anak, hak kesehatan, hak pendidikan, dan hak sosial anak.

Baca Juga :  Senin Depan, 12 Personil Polda Sulbar Terima Sanksi Pemecatan

Kakanwil Faisol Ali mengatakan bahwa adanya perubahan tentang perkawinan dibawah umur berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 yang tadinya minimal umur yang diperbolehkan untuk menikah untuk perempuan adalah 16 tahun sudah berubah sehingga usia minimal menjadi 19 tahun.

“Menindaklanjuti hal tersebut, kami memerintahkan jajaran untuk menggali informasi terkait pemberitaan yang viral tersebut untuk membentuk tim pencari fakta mengenai pernikahan usia dini” lanjutnya

Ia menilai kejadian pernikahan dini dilakukan dikarenakan adanya kondisi dan situasi yang mendesak.

“Untuk alasan tertentu diberikan dispensasi pernikahan yang bisa diajukan ke Pengadilan Agama bagi masyarakat yang beragama muslim sedangkan bagi yang beragama non muslim dapat mengajukannya ke Pengadilan Negeri,” sambungnya.

Baca Juga :  Pengadaan Alkes 2,5 Miliar Masuk Ranah Hukum, Komisi III DPRD Jadwalkan Hearing Mantan Kadinkes, PKK dan PPTK   

Meskipun begitu, Faisol Ali meminta agar masyarakat jangan terburu-buru untuk melakukan pernikahan dini karena diharapkan anak-anak dibawah umur tersebut untuk bersekolah dulu hingga mencapai prestasi atau kesuksesan dan menentukan nasibnya sendiri.

Sebelumnya diberitakan, Viral lagi pernikahan usia dini di Pulau Sulawesi. Pasangan yang menikah di usia dini kali ini terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) dengan mahar Rp 7 juta.

Pernikahan ini dilakukan oleh anak berusia 14 tahun masing-masing berinisial NA dan UL. Pernikahan keduanya viral berawal dari postingan di salah satu postingan halaman Facebook.**

ADV/INDIGO99COM

Berita Terkait

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 
Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini
Soal Upal. HMI Cabang Mamuju Gelar Aksi
Wapres Ma’ruf Amin Kukuhkan KDEKS Sulbar.
Tersangka Korupsi Kades Limbong Dilimpahkan ke Jaksa 
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!