Siswa SMK BBS Malunda Jadi Korban Pengeroyokan, Pelapor Minta Polisi Tangkap Pelaku

- Jurnalis

Senin, 4 Oktober 2021 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto : Korban penganiyaan, Iswandi, bersama keluarganya memperlihatkan laporan polisi usai melapor di Mapolres Majene.

Ket Foto : Korban penganiyaan, Iswandi, bersama keluarganya memperlihatkan laporan polisi usai melapor di Mapolres Majene.

indigo99.com | Korban pengeroyokan yang tak lain siswa SMK Bunga Bangsa Sejahtera (BBS) Malunda Kabupaten Majene, yang diketahui bernama Iswandi. Sampai saat ini masih mengalami rasa nyeri di bagian badannya setelah mendapat pukulan gratis oleh sejumlah pemuda pada jam sekolah. Akibat peristiwa ini, korban masih enggan bersekolah akibat trauma yang dialaminya.    

Karman kepada indigo99.com mengaku, tidak terima atas perlakukan yang dilakukan pelaku yang lebih dari satu orang yang tiba – tiba mengeroyok ponakannya pada saat jam sekolah berlangsung. Akibat ulah para pelaku, korban mengalami memar di bagian badan dan rasa trauma yang dialami. Terkait peristiwa ini, meminta kepada Polisi agar menindak kepada para pelaku yang sampai saat ini masih bebas berkeliaran.

“ Saya sebagai paman korban, tidak terima kejadian ini yang menimpa anak saya. Ini jam sekolah tiba – tiba beberapa pemuda kalau tidak salah Enam orang datang memukul korban. dan kejadian ini terjadi pada jam sekolah, dan ini tidak biasa dibiarkan terjadi, terancam anak sekolah kalau terus begini, ” kata Karman. 

Lebih parahnya lagi, korban sampai saat ini enggan bersekolah jika para terduga masih bebas berkeliaran. Dan kata dia, meminta kepada pihak sekolah, agar membantu pihak Polisi mengungkap siapa saja pelaku yang mengeroyok korban hingga babak belur. 

“ Saya punya keponakan tidak mau sekolah karena masih takut. saya berharap kepada polisi bisa menangkap para pelaku. Dan kepada pihak sekolah untuk terus mengawasi siswa – siswa agar tidak berkeliaran pada jam sekolah, “ harapnya. 

Baca Juga :  Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar

Dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Majene, Iptu Benedict Jaya, mengatakan terhadap laporan pihak korban asal dari Kecamatan Malunda, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memanggil sejumlah saksi – saksi yang mengetahui kejadian ini. Kata dia, kasus ini masih lidik dan belum bisa dinaikan ke tingkat penyidikan karena polisi masih menggali sejumlah keterangan saksi – saksi yang berkaitan dengan peristiwa ini.

“ Laporannya masuk tanggal 28 September 2021, dan sudah saya lihat. Terkait laporan ini, kami masih melakukan penyelidikan dan memanggil para saksi – saksi, jika terbukti melakukan penganiayaan tentu akan kasus ini ditingkatkan naik ke penyidikan. Ok, nanti kami kabari perkembangan penanganannya, “ pungkas Benedict Jaya.|Aji               

 

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 452 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!