Serap APBD Mamasa 1,7 Miliar, Rabat Beton Tora Disorot

- Jurnalis

Selasa, 14 Juni 2022 - 03:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan rabat beton yang ada di Desa Tora dengan kondisi patah. Proyek rabat menyerap kurang lebih 1,7 miliar dari APBD Mamasa 2021. ( Foto Rahmat )

Badan rabat beton yang ada di Desa Tora dengan kondisi patah. Proyek rabat menyerap kurang lebih 1,7 miliar dari APBD Mamasa 2021. ( Foto Rahmat )

MAMASA, indigo99.com | Keberadaan rabat beton jalan di wilayah Desa Taora Kecamatan Buntu Malangka ( Bumal ) Kabupaten Mamasa, dengan panjang kurang lebih 900 meter. Mendapat sorotan tajam oleh penggiat anti korupsi Sulbar.

Proyek yang baru saja dibangun Pemda Mamasa tahun 2021, dengan menyerap anggaran kurang lebih 1,7 Miliar, sudah mulai mengalami kerusakan patah dan ambruk.

Rahmat dari LPPNRI menyebutkan, bahwa rabat beton yang dibagun Pemda Mamasa tahun 2021, dipertanyakan kualitasnya. Dia mengaku, berdasarkan pantauannya, badan jalan rabat sudah mengalami kerusakan alias patah dan sebagian permukaan badan jalan terkelupas.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Itu sudah pata pak, dan ada titik badan yang jalan ambruk ditambah dengan permukaan badan jalan terkelupas. Ini kuat dugaan pembangunan rabat ini diduga asal -asal asalan, “ kata Rahmat saat bertandang di kantor redaksi indigo99.com, baru – baru ini.

Baca Juga :  Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Menurut, keberadaan rabat yang rusak itu dikerjakan asal – asalan sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa ada kerugian keuangan negara. Pada hal keberadaan umur proyek itu baru satu tahun umurnya sudah alami kerusakan.

“ Ini harus menjadi perhatian bersama, jangan hanya dikucurkan anggaran pembangunan tapi tidak dimanfaatkan semaksimal mungkin. Coba lihat proyek jalan itu belum lama sudah rusak, itu kan dipertanyakan ada apa dengan proyek itu,” ujar Rahmat yang berharap ada penegak hukum melakukan lidik terhadap proyek itu.

Dihubungi terpisah, Okto sebagai PPK proyek rabat beton itu kepada indigo99.com mengatakan, adanya kerusakan itu sudah diketahuinya bahkan sudah dilakukan perbaikan namun rusak kembali karena tanah bagian dasarnya selalu alami longsor akibat pengikisan air.

Baca Juga :  Jatanras Polda Sulbar Berhasil Gulung 8 Komplotan Pelaku Hipnotis

“ Itu jalan memang rusak dan sudah Tiga kali kami perbaiki namun tetap ambruk karena bagian dasar tanah ambruk, dan kami memiliki dokumentasi saat perbaikan, “ kata Okto.

Okto juga mengaku, bahwa semua jalan rabat beton di Mamasa memang tidak menggunakan pembesian. Salahsatunya rabat beton yang ada di Desa Toro. Dan rabat tersebut sudah dilakukan serh terima saat itu itu artinya proyek jalan tersebut sudah rampung dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“ Memang bangunan jalan rabat beton di Mamasa tidak menggunakan pembesian termasuk di jalan Toro itu. Sola jalan rabat beton rusak itu tetap menjadi perhatian kami, “ singkat Okto.

Aji/INDIGO99COM

 

 

 

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi
Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
Berita ini 423 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!