Seorang PNS di Kecamatan Pangale Ditemukan Tewas Besimbah Darah

- Jurnalis

Senin, 24 Januari 2022 - 04:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang korban terlihat mesih ditutupi kain setelah diketahui tewas usai duel dengan pelaku tadi pagi.

Seorang korban terlihat mesih ditutupi kain setelah diketahui tewas usai duel dengan pelaku tadi pagi.

indigo99.com | Seorang PNS di Kantor Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju, bernama Muhammad Junaid T. Ditemukan tergeletak tak bernyawa dengan luka disekujur tubuhnya di jalan poros Dusun Kayu Colo Desa Barakkang Kecamatan Budong – Budong, tadi pagi Senin ( 24/1 ).

Informasi yang didapat indigo99.com, Junaid, adalah korban perkelahian dengan menggunakan senjata tajam ( Sajam ), terhadap kedua pelaku yang kini masih menjadi buronan polisi.

Baca Juga :  DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Kasat Reskrim Polres Mateng, Iptu Agro kepada indigo99.com mengatakan, diduga dihabisi oleh Dua orang terduga pelaku.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Benar terjadi pembunuhan di Desa Barakkang, seorang PNS ditemukan tewas oleh warga dengan kondisi luka. Diketahui terduga pelakunya berjumlah Dua orang dan sudah diamankan Satu orang,” kata Kasat Reskrim Polres Mateng.

Baca Juga :  Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian setempat, soal apa motif sesungguhnya hingga nyawa oknum PNS melayang.**

Pewarta indigo99.com : Adjie

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi
Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
Berita ini 462 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!