Seorang Pimpinan Ponpes di Polman Resmi Tersangka

- Jurnalis

Senin, 10 Juli 2023 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

POLMAN,indigo99.com | Seorang pria inisial Z salah satu Pimpinan Ponpes di wilayah Kabupaten Polman Sulbar, resmi ditetapkan menjadi tersangka terkait kasus dugaan pencabulan terhadap anak asuhnya yang masih dibawah umur.

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah penyidik melaksanakan gelar kasus dan telah memiliki bukti yang cukup untuk menetapkan statusnya menjadi tersangka.

Kapolres Polman, AKBP Budi Agung Laksono, membenarkan status terlapor dinaikan menjadi tersangka terkait kasus dugaan pencabulan anak santrinya. Masih dia, terkait penahanan tersangka sampai saat ini masih dilakukan kelengkapan berkas untuk dilakukan penahanan.

“ Iya hari ini kami telah menetapkan terlapor menjadi tersangka, setelah penyidik memiliki bukti yang cukup untuk menjerat dia, dan hari ini juga kita akan jemput, ” kata Kapolres Polman.

Baca Juga :  Polresta Mamuju Temukan Puluhan Juta Uang Palsu 

Seperti yang diberitakan sebelumnnya, seorang santri di Polewali Mandar, diduga jadi korban pencabulan sesama jenis yang diduga dilakukan oleh pengasuhnya yang tak lain pimpinan Ponpes.

Korban yang merupakan anak dibawa umur berjenis kelamin laki – laki, langsung mendapat perhatian aktivis anak, Dwi Bintang Fajar yang juga ketua yayasan Peduli Kemanusiaan dan Solidaritas Peduli Anak.

Kepada sejumlah Media, Dwi mengungkapkan bahwa korban mengaku kejadian berawal saat korban hendak ke kantin Ponpes pada pukul 10 malam.

Baca Juga :  Hari ini, Kapolda Sulbar Pecat 12 Personilnya, 4 Polisi Pasangkayu

Saat itu, saat melintas depan kamar terduga yang tidak jauh dari posisi kantin. Korban tiba – tiba dipanggil oleh pengasuh Ponpes berinisial Z. Setibanya di dalam kamar, korban diajak ngobrol dan terlapor diduga melakukan perbuatan tidak senonoh, untuk tidak menceritakan ke orang – orang, korban pun diberikan uang 100 ribu sebagai uang tutup mulut.

“Awalnya korban tidak curiga sama sekali. Korban mengaku saat itu tak bisa berbuat banyak, namun perlakuan yang diterima korban membuatnya risih lantaran keduanya sama – sama lelaki.” jelasnya. |@ji

 

Berita Terkait

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 
Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 
Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini
Berita ini 238 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!