Seorang Pengusaha Tambang Emas Akui Kantongi IPR

- Jurnalis

Rabu, 3 Agustus 2022 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bos Tambang Emas memperlihatkan dokumen IPR nya kepada wartawan indigo99.com.

Bos Tambang Emas memperlihatkan dokumen IPR nya kepada wartawan indigo99.com.

MATENG, indigo99.com | Pasca penertiban beberapa kelompok pelaku tambang emas di Desa Sanjango Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng ), beberapa hari lalu oleh tim gabungan. Salah seorang pengusaha tambang emas angkat bicara.

Seperti pengakuan pemilik usaha Koperasi Sanjango Harapan Baru ( SHB ) , Haji Nursyam, yang selama ini sudah mengantongi izin pertabangan rakyat ( IPR ) yang dikeluarkan oleh pelayanan terpadu satu pintu ( PTSP ) Provinsi Sulbar.

Nursyam menyebutkan, sesuai surat dinas penanaman modal Dan pelayanan terpadu satu pintu Sulawesi barat dan keputusan gubernur Sulawesi Barat dengan Nomor:012/76/IPR/PTSP.A/II/2020, tentang persetujuan izin pertambangan Rakyat kepada koperasi Sanjango Harapan Baru. Bahwa ketentuan pasal 14 ayat (1) dan lampiran CC undang-undang nomor tahun 2014 tentang pemerintahan daerah bahwa penyelenggaraan urusan bidang energi dan sumber daya mineral dibagi antara pemerintah pusat pemerintah provinsi

“ Jadi kami bekerja ini pak, sesuai dengan permohonan izin IPR pertambangan rakyat yang diberikan oleh koperasi Sanjango Harapan Baru. Dan ini telah memenuhi syarat sebagaimana ditentukan peraturan perundangan – undangan pertambangan, “ kata Bos tambang itu

Baca Juga :  Menyeruak Aroma Korupsi Dugaan Pengadaan Alkes 2,5 Miliar Dinkes Kabupaten Mamuju

Lanjut kata pemilik IPR koperasi Sanjango Harapan Baru menjelaskan, lokasi pertambangan yang digarap terletak di Desa Sanjango Kecamatan Karossa. Dia mengaku, sebelumnnya permohonan izin dilakukan sejak tanggal 3 Desember 2015 ke Pemerintah Desa Sanjango dan pemerintah Kecamatan Karossa. Dan terbit atau keluar IPR nya baru tahun 2020, sehingga kelompoknya berani melakukan aktivitas pertambangan emas.

“ Hampir 10 tahun kami menunggu keluarnya IPR pak, nanti tahun 2020 baru keluar IPR nya. Makanya kami tidak berani masuk kalau tidak mengantongi izin pak, “ ujarnya

Disebutkan, seperti yang tertuang di dalam perizinan pertambangan itu mengatakan bahwa pembagian izin pertambangan rakyat selain mempunyai hak sebagai diktum Kedua juga mempunyai kewajiban melaksanakan kegiatan pertambangan paling lambat Tiga bulan setelah IPR diterbitkan.

Baca Juga :  Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

“ Waktu itu kami sangat senang Setelah di tanda tangani Surat izin kami jadi kalau ada bilang izin kami tidak ada itu tidak benar. Dan Kami juga sudah banyak membantu Pemdes Sanjango, dalam perbaikan jalan awal beroperasi. Dan kami juga pake pekerja lokal yang hampir 90 persen warga lokal pak, “ pungkas Nursyam.

Seperti Diketahui, Tim gabungan melakukan penertiban aktivitas pertambangan emas di Desa Sanjango. Sejumlah barang bukti yang diamankan oleh tim gabungan diantaranya adalah Dua unit Excavator yang diduga milik penambang emas dan beberapa alat lainnya serta beberapa orang yang diduga operator alat berat.

Pewarta indigo99.com : Sahbuddin

 

Berita Terkait

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 
Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 
Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini
Berita ini 601 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!