Karena Jengkel, Seorang Pelajar di Pasangkayu Tega Habisi Nyawa Temannya

- Jurnalis

Sabtu, 12 Februari 2022 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

indigo99.com | Seorang pelajar yang masih dibawa umur, inisial AS alias Guntur umur 15 tahun, harus mendekam dalam sel tahanan anak Mapolres Pasangkayu, setelah resmi ditetapkan menjadi tersangka akibat terbukti menghabisi nyawa korban Sulfitra umur 16 tahun dengan menggunakan sebilah badik 

Pelaku AS tega menghabisi nyawa korban Sulfitra, yang masih berstatus pelajar asal Dusun Bumi Desa Makmur Jaya Kecamatan Tikke Raya Kabupaten Pasangkayu, hanya gara – gara perasaan jengkel terhadap korban yang disebabkan dendam pribadi dan pelaku merasa direndahkan oleh korban.

Kasat Reskrim Polres Pasangkayu, Iptu Ronald, mengaku pelaku AS alias Guntur yang sudah diamankan di dalam sel tahanan. Di Hadapan Polisi, mengakui semua perbuatannya. Lanjut kata Ronald, yang merupakan pelajar kelas 8 asal Dusun Muhajir Desa Jengeng Kecamatan Tikke Raya.

“ Pelaku mengaku karena jengkel dan merasa direndahkan oleh korban, sehingga kelap mata menghabisi nyawa korban dengan badik milik tersangka, “ sebutnya.

Menurut Kasat Reskrim, sebelum terjadi peristiwa pembunuhan, pelaku melintas di jalan menggunakan motor miliknya, dan spontan melihat korban sedang duduk bermain game online. Dan kemudian pelaku menghampiri korban untuk mengajak berkelahi. Kemudian pelaku langsung menyerang korban dan menikamnya pada bagian dada, lalu pelaku melarikan diri.

“Korban, Sulfitra (16) tidak menghiraukan ajakan pelaku, namun tiba – tiba pelaku menyerang dengan badik hingga mengenai dada korban. Korban meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit” tutur Ronald. 

Baca Juga :  Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan

Hingga kini Polisi telah mengamankan barang bukti milik tersangka  berupa senjata tajam ( Sajam ) berupa badik dengan sarungnya milik pelaku, sepasang sandal, Helm, jaket warna Hitam, Sepeda Motor milik tersangka, 1 unit HP warna biru yang ditemukan di sepeda motor milik pelaku. Sedangkan milik korban ialah sepasang sandal, 1 buah HP android Oppo, 1 lembar Baju warna merah dan 1 lembar celana pendek warna hitam.

“Saat ini Pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Pasangkayu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut”, tutup Iptu Ronald.

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
8 Komplotan Pelaku Hipnotis Berhasil Gondol Uang 85 Juta Milik Warga Sampaga
Jatanras Polda Sulbar Berhasil Gulung 8 Komplotan Pelaku Hipnotis
Gegara Sabu, Seorang Anggota Polres Pasangkayu Dipecat
Berita ini 1,208 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!