Seorang Anggota MIT Poso Tewas Ditembak Mati

- Jurnalis

Selasa, 4 Januari 2022 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sulteng Irjen Rudy Sufahriadi.

Kapolda Sulteng Irjen Rudy Sufahriadi.

indigo99.com | Satgas Operasi Madago Raya yang bertugas di pegunungan biru Poso Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah ( Sulteng ). Selasa kemarin ( 4/1 ), berhasil menembak mati salah seorang anggota Mujahidin Indonesia Timur ( MIT ) atas nama Ahmad Panjang alias Ahmad Ghazali alias Basir.

Dikutip dari laman Detikcom, jenazah salah satu DPO teroris MIT ini masih dalam proses evakuasi petugas.

“Untuk jenazah masih dilakukan proses evakuasi,” ujar Kapolda Sulteng Irjen Rudy Sufahriadi saat dimintai konfirmasi, Selasa (4/1/2022).

Adapun kontak tembak itu terjadi tadi pagi sekitar pukul 10.00 Wita. Anggota MIT Ahmad Panjang tewas tertembak petugas Satgas Madago Raya di Desa Dolago Padang, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong.

“Akibat terjadinya kontak tembak DPO yang diduga bernama Ahmad Ghazali alias Ahmad Panjang alias Basir tertembak di TKP,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Satgas Operasi Madago Raya kembali menangkap buron teroris MIT Poso, Sulteng. Buron atas nama Ahmad Panjang alias Basir asal Poso itu ditangkap.

Baca Juga :  KPU Mamuju Siap Tindak Lanjuti Temuan Bawaslu

“Ya betul, pelaku atas nama AP asal Poso,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dimintai konfirmasi, Selasa (4/1).

Dedi mengatakan Ahmad Panjang tewas setelah ditembak petugas. Dia menyebut masih menunggu informasi lebih lanjut dari Polda Sulawesi Tengah.

“Ya betul (meninggal). Nanti nunggu dari Kapolda dulu, termasuk barang bukti yang berhasil diamankan,” ungkapnya.**

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi
Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
Berita ini 152 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!