Segel Kantor Desa Buttu Ada’ Dibuka Kembali  

- Jurnalis

Jumat, 4 Februari 2022 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah ada kesepakatan bersama, segel kantor Desa Buttu ada di buka kembali.

Setelah ada kesepakatan bersama, segel kantor Desa Buttu ada di buka kembali.

indigo99.com | Mencegah hal yang tidak diingingkan, Polsek Bonehau pilih langkah musyawarah mufakat, soal penyegelan kantor pemerintah desa ( Pemdes ) Buttu Ada’ Kecamatan Bonehau Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Dan langkah itu membuahkan hasil, kantor yang disegel dengan papan, berhasil dibukan kembali setelah adanya kesepakatan bersama. 

Kapolsek Bonehau Ipda Yance, langsung mengajukan upaya persuasif dengan cara musyawarah dan mendatangi kelompok warga yang menyegel kantor agar bisa membuka kembali.

” Hari ini saya meminta kepada yang telah melakukan penyegelan kantor desa untuk dapat dibuka kembali agar kita dapat menyelesaikan permasalahan yang telah terjadi dengan cara musyawarah,” kata Kapolsek Bonehau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan, Hasil keputusan musyawarah yang dihadiri pemilik lokasi memutuskan Tiga poin dan disebutkan pada pihak Kedua yaitu.  

1.Pihak pertama saudara Timotius bersedia meminjam pakaikan kepada pihak kedua ( Kades Buttuada ) selama proses perselisihan lokasi kantor desa

2.Pihak pertama tidak akan melakukan penyegelan kantor desa selama proses pengurusan berjalan

3.Pihak kedua bersedia mediasi tuntutan dari pihak pertama

“ Ada Tiga poin yang dilahirkan pada musyawarah sore tadi dan telah disepakati oleh pihak pertama untuk tidak menyegel lagi kantor selama pengurusan berjalan, “ sebut Yance 

Baca Juga :  Banding Diterima, Hukuman Penjara 3 Terpidana Korupsi Unsulbar Bertambah

Dia mengatakan, kehadiran Polisi di kantor desa untuk mencari solusi sehingga menyarankan agar persoalan ini dimusyawarahkan untuk mufakat. 

” Salah satu solusi persoalan ini adalah pada hari ini kita lakukan musyawarah.” sebut Yance.

Menurut Yance, berdasarkan keterangan dari warga yang menyegel kantor sebagai penggugat. Mengaku lokasi kantor yang disegel akan dipakai pemiliknya. Masih dia, dalam musyawarah pemilik lokasi mengaku sudah lama menunggu etika baik dari pemerintah desa namun tidak mendapatkan jawaban sehingga warga yang mengaku pemilik lokasi sepakat menyegelnya.

“ Pemilik lokasi telah lama menunggu untuk dapat dicarikan solusi namun sampai sekarang tidak menerima solusi dari pemerintah Desa Buntu Ada’ khususnya kepala desa yang menjabat, sehingga kami bersepakat dengan ahli waris lokasi kantor desa untuk menyegel, “ tutur Kapolsek yang menirukan pengakuan pemilik lahan. 

Sedangkan pengakuan kepala desa tahun 2005, mengaku terkait lokasi itu tidak ada akta hibah yang diterimanya dari pemilik lokasi dan itu hanya memang dipinjamkan. 

Baca Juga :  Pemprov Sulbar Peringati Hari Lingkungan Hidup, PJ Bahtiar Serahkan Penghargaan dan Bantuan Bibit

“ Memang pada tahun 2005 pada saat saya menjabat Kades, bahwa lokasi ini dipinjamkan untuk dilakukan pembangunan kantor desa dan tidak ada akta hibah yang saya terima.” tutur Mantan kades tahun 2005.

Lanjut kata dia, pada periode Kedua jabat sebagai Kades Buntu Ada’, mendapat komplain dari pemilik lokasi namun saat itu Pemdes belum punya dana ganti rugi sehingga sampai saat ini jadi kendala.  

“ Pada periode kedua saya menjabat lagi jadi Kades, Pemdes mendapat komplain dari pemilik lokasi yang dijadikan kantor desa untuk dicarikan solusi namun karena kami terkendala oleh dana sehingga saya tidak dapat menyelesaikan lokasi kantor desa ini, “ akunya

Namun saat itu kata dia, saat menjabat kepala Desa Buttu Ada’ diantaranya pembangunan kantor Desa Buttu Ada, SD dan Puskesmas namun 2 diantaranya telah saya selesaikan untuk dibayarkan dengan dana APBD. Dan untuk kantor desa Buttu Ada, kami tidak mampu menyanggupi karena terkendala masalah dana, “ sebutnya

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Berita ini 450 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:44 WIB

Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB

Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!