Satres Narkoba Polresta Mamuju, Berhasil Gagalkan Peredaran Obat Trihexyphenidyl

- Jurnalis

Kamis, 4 November 2021 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto : Kasat Res Narkoba Polresta Mamuju, melakukan konferensi Pers di halaman kantor Mapolresta Mamuju.

Ket Foto : Kasat Res Narkoba Polresta Mamuju, melakukan konferensi Pers di halaman kantor Mapolresta Mamuju.

Indigo99.com | Satuan Reserse Narkoba Polresta Mamuju, berhasil menangkap Dua orang tersangka pengedar obat jenis Trihexyphenidyl dalam kota Mamuju. Obat yang masih dikemas dalam kaleng itu rencananya akan diedar di sejumlah kabupaten di Sulbar. 

Dua orang tersangka inisial CI dengan RS berhasil diamankan oleh Polisi di tempat berbeda. Di tangan keduanya, Polisi mengamankan barang bukti berupa obat Trihexyphenidyl sejumlah 10.000 butir yang masih dikemas dalam kaleng.

Kasat Narkoba Polresta Mamuju, AKP Sony kepada sejumlah media mengatakan, obat tersebut masuk dalam daftar G dan pengawasannya harus dengan resep dokter, namun banyak kalang menyalahgunakannya.

Masih dia, sebelumnya ditangkap tersangka RS, yang ditangannya ditemukan Satu kaleng isi 1000 butir. Saat dikembangkan, mengarah ke tersangka seorang perempuan muda inisial CI.

“ Saat dikembangkan, tersangka nama inisial CI disebut. Dan saat dilakukan penangkapan di salah satu jalan di kota Mamuju, benar adanya bahwa CI memiliki obat Trihexyphenidyl yang masih dalam kaleng yang siap jual, “ kata Sony.

Hingga saat ini kata mantan Kasat Reskrim Polres Pasangkayu itu, masih memburu pemasok obat yang sudah di kantong namanya. Masih dia, berdasarkan pengakuan tersangka, obat tersebut akan di pasaran di beberapa kabupaten di Provinsi Sulbar.

Baca Juga :  Soal Atribut HMI, Kasatpol PP Sulbar Minta Maaf

“ kami belum tahu obat ini berasal dari mana yang pastinya kami sedang memburu pemasok obat ini yang kami sudah kantongi namanya. Rencana Kedua tersangka ini akan diedar di beberapa kabupaten di Sulbar, “ terang Sony. 

Kedua tersangka, yang sudah mendekam di sel tahanan Polresta Mamuju, terancam dengan UU tentang  kesehatan dengan pasal 197 nomor 36 tahun 2009 dengan ancaman 15 tahun penjara.**

Pewarta Indigo99.com : Adji

 

Berita Terkait

Usuang Tema The Heritage of Mamuju, Semarak Manakarra Fair 2024, Hari ini Kembali Dibuka
Gercep Polres Mateng Amankan Pelaku Penyiram Air Keras
Pj Gubernur Tiba – Tiba Kunjungi Gedung Radioterapi Sulbar, Progres Perbaikan Atap Plafon Rampung
Unras di Kantor Gubernur Berujung Bentrok, 2 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Demo Jilid II di Kantor Gubernur, Massa HMI Minta Pj Bahtiar Baharuddin Minta Maaf
Soal Atribut HMI, Kasatpol PP Sulbar Minta Maaf
Dugaan Korupsi, 2 Kadis di Pemprov Sulbar Dilaporkan Kejaksaan
Pasca Plafon Ambruk, Gedung Bunker Radiasi RSUD Sulbar 19,4 Miliar Jadi Sorotan Publik

Berita Terkait

Jumat, 12 Juli 2024 - 08:38 WIB

Usuang Tema The Heritage of Mamuju, Semarak Manakarra Fair 2024, Hari ini Kembali Dibuka

Kamis, 11 Juli 2024 - 11:27 WIB

Gercep Polres Mateng Amankan Pelaku Penyiram Air Keras

Kamis, 11 Juli 2024 - 07:43 WIB

Pj Gubernur Tiba – Tiba Kunjungi Gedung Radioterapi Sulbar, Progres Perbaikan Atap Plafon Rampung

Rabu, 10 Juli 2024 - 18:39 WIB

Unras di Kantor Gubernur Berujung Bentrok, 2 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Rabu, 10 Juli 2024 - 17:47 WIB

Demo Jilid II di Kantor Gubernur, Massa HMI Minta Pj Bahtiar Baharuddin Minta Maaf

Rabu, 10 Juli 2024 - 12:15 WIB

Dugaan Korupsi, 2 Kadis di Pemprov Sulbar Dilaporkan Kejaksaan

Rabu, 10 Juli 2024 - 10:30 WIB

Simbol HMI di Injak, Ketua HMI Manakarra Beri Waktu Pelaku Untuk Minta Maaf

Rabu, 10 Juli 2024 - 09:15 WIB

Pasca Plafon Ambruk, Gedung Bunker Radiasi RSUD Sulbar 19,4 Miliar Jadi Sorotan Publik

Berita Terbaru

AKBP Hengky, Kasubdit  IIITipikor Direktorat Polda Sulbar.(Foto/Aji)

Headline

Gercep Polres Mateng Amankan Pelaku Penyiram Air Keras

Kamis, 11 Jul 2024 - 11:27 WIB

error: Content is protected !!