Rekening Milik Oknum Polisi Disebut – Sebut

- Jurnalis

Selasa, 31 Mei 2022 - 23:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULBAR, indigo99.com | Nomor rekening milik oknum Polisi yang bertugas di salah satu Polsek di wilayah Kabupaten Polewali Mandar ( Polman ), disebut – sebut oleh pelapor sebagai bukti tujuan transferan dalam kasus dugaan permainan nakal mafia percaloan penerimaan Polri di Polda Sulawesi Barat ( Sulbar ) tahun 2021.

Tidak tanggung – tanggung disebutkan oleh pelapor atas nama Sapri, nomor cantik ( Rekening ) tersebut, dikabarkan ada bukti transferan uang masuk sebanyak 12 kali dengan nilai berjumlah 215 juta rupiah.

Diketahui, pria paruh baya asal Sulawesi Tengah ( Sulteng ). Rupanya tergiur dengan iming – iming oknum yang menjanjikan anaknya lolos jadi anggota Polisi. Dan akhirnya tawaran tersebut dilayani Sapri dengan menyediakan uang 215 juta rupiah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut cerita, permainan senyap Sapri bersama oknum – oknum yang dikenalnya, yang siap membantunya bisa lulus jadi anggota Polisi rupanya kandas alias gagal anaknya masuk polri tahun 2021. Uang yang terlanjur masuk ke rekening milik oknum Polisi tersebut rupanya tidak sakti bisa meluluskan anaknya menjadi anggota Polri.

Peristiwa yang dialami Sapri yang mengaku menjadi korban penipuan. Selain anaknya tidak lulus masuk menjadi anggota Polri, juga Sapri harus gigit jari, karena uang tunai senilai 215 Juta, tidak ada yang bertanggung jawab untuk mengembalikan. Dan akhirnya, Sapri pun kecewa dan persoalan ini dibawanya ke rana hukum atau melaporkan ke PTSP di Mapolda Sulbar pada hari Rabu kemarin tanggal 30 Mei 2022, dengan memperlihatkan sejumlah bukti – bukti transferan terhadap rekening yang disebut – sebut milik oknum Polisi.

Baca Juga :  Bawaslu Mamuju Temukan Dugaan Pelanggaran Pemilu, 3 TPS Direkomendasikan PSU

Terkait kasus ini, indigo99.com mencoba melakukan upaya konfirmasi kepada Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan. Perwira berpangkat Tiga bunga itu, membenarkan adanya laporan seorang pria asal Sulteng, yang mengaku kehilangan uang sebanyak 215 Juta. Uang tersebut sebagai mahar anaknya bisa lolos jadi anggota Polri. 

Di hadapan Polisi, pelapor juga kecewa terhadap para terduga atau terlapor karena anaknya tidak lolos masuk anggota Polisi sehingga uang senilai 215 Juta minta dikembalikan.

” Pelapor minta uangnya dikembalikan sebanyak 215 Juta, karena anaknya tidak lulus masuk Polisi. Karena uang itu tidak kunjung dikembalikan oleh para terduga, sehingga pria itu membuat laporan polisi. Dan laporannya sudah masuk tadi di SPKT.” kata Kombes Syamsu Ridwan kepada indigo99.com

Baca Juga :  Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan

Ditanya, soal rekening yang disebut – sebut milik anggota Polisi yang menjadi bukti tujuan transferan oleh pelapor. Kata dia, pelapor juga sebut soal rekening milik anggota Polisi, namun hal ini pihak Propam PoldaSulbar akan mendalaminya.

” Kasus ini sudah ditangani Propam apakah ada pelanggaran oknum Polisi atau tidak. Dan terkait rekening milik oknum anggota Polisi itu nanti Propam mendalaminya, ” tegas Syamsu

Terhadap kasus ini, berharap masyarakat yang mau anaknya masuk Polri bisa menjadikan pelajaran agar tidak tergiur dengan iming – iming oleh oknum – oknum tertentu yang menjanjikan anak lolos jadi Polisi namun ujung – ujungnya minta uang.

” Dengan tegas kami selalu katakan dimana – mana, bahwa penerimaan Polri itu tidak dipungut biaya alias gratis. Jadi jika ada oknum – oknum tertentu ingin anaknya menjanjikan lolos jadi Polri, tolong jangan tergiur atau terpengaruh dan kalau bisa laporkan. ” tegasnya.

@ji/INDIGO99COM

 

 

 

 

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 972 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!