Proyek DAK 2021, SMA Nusa Bangsa Terbengkalai

- Jurnalis

Minggu, 3 Juli 2022 - 05:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salahsatu RKB SMA Nusantara terlihat belum rampung dikerjakan oleh rekanan.

Salahsatu RKB SMA Nusantara terlihat belum rampung dikerjakan oleh rekanan.

MAMASA, indigo99.com | Proyek rehab bangunan SMA Nusa Bangsa yang berada di Kecamatan Tabulahan Kabupaten Mamasa, dikabarkan tidak rampung. Proyek yang bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) 2021 yang tidak diketahui jumlah anggarannya itu, diduga dikerjakan asal – asalan.

Dari pantauan wartawan indigo99.com, proyek pembangunan SMA Nusa Bangsa dengan Lima gedung ruang kelas belajar ( RKB ). Seharusnya rampung di tahun 2021. Namun hingga memasuki bulan Juli tahun 2022, gedung yang dibangunkan pemerintah itu belum juga dirasakan manfaatnya oleh siswa – siswi SMA Nusa Bangsa sebagai gedung layak.

Keberadaan SMA Nusa Bangsa kebanggaan masyarakat Tabulahan. Alpolen sebagai Ketua yayasan SMA Nusa Bangsa, kepada media ini sangat menyesalkan dan prihatin melihat kondisi bangunan sekolah yang dipimpinnya itu terbengkalai pekerjaannya. Alpolen menyebutkan, proyek di sekolahnya itu mulai dikerjakan oleh rekanan sejak bulan Agustus tahun 2021. Hingga memasuki bulan Juli 2022, sekolah tersebut tidak kunjung selesai.

“ saya tidak tahu apa alasan rekanan tidak merampungkan proyek ini. Coba bayangkan pak, pekerjaan proyek ini dikerjakan sejak Bulan Agustus 2021, namun hingga saat ini belum juga dirampungkan, ada apa?” tanya Alpolen.

Kondisi ruangan RKB, yang belum rampung pemasangan tegelnya.
Kondisi ruangan Laboratorium SMA Nusantara, meja Lab yang terbuat dari cor, terlihat retak.

Dia menyebutkan, selain gedungnya yang tidak rampung juga beberapa item sekolah yang dipertanyakan, seperti pengadaan mobiler yang asal – asalan, pemasangan tegel, dan rusaknya beberapa meja cor yang berada di ruangan laboratorium sekolah.

“ Begini akibatnya jika di kerja asal – asalan, pasti ruangan tidak bisa digunakan dan berimbas pada keseluruh pembelajaran kegiatan di sekolah. Banyak persoalan yang ditinggalkan seperti pengadaan mobiler yang asal – asalan, pemasangan tegel, dan rusaknya beberapa meja cor yang berada di ruangan laboratorium sekolah, “ sebut Apolen

Baca Juga :  8 Komplotan Pelaku Hipnotis Berhasil Gondol Uang 85 Juta Milik Warga Sampaga

Terkait hal ini, Alpolen juga tidak mau membiarkan hal ini apalagi proyek ini terbilang sudah lewat masa pemeliharaannya. Dan berharap kepada aparat penegak hukum untuk bisa memeriksa petunjuk teknis ( Juknis ) Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“ Harapan kami, agar penegak hukum bisa kelapangan untuk melihat langsung kondisi pekerjaan sekolah kami SMA Nusantara. Apakah sudah sesuai petunjuk teknis atau tidak di RAB. Biar negara tidak dirugikan.” pungkasnya.

Hingga berita ini naik tayang. Media ini mencoba melakukan upaya konfirmasi kepada pemilik proyek, namun sampai saat ini masih kesulitan akses siapa rekanan utama yang mengerjakan proyek SMA Nusantara itu. |Zul

 

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 939 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!