Prihatin, Ibu Hamil Asal Marano Ditandu Gegara Jalan Rusak

- Jurnalis

Minggu, 13 Februari 2022 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat warga menandu seorang ibu hamil asal Marano, yang mengalami pendarahan.

Terlihat warga menandu seorang ibu hamil asal Marano, yang mengalami pendarahan.

indigo99.com | Seorang ibu hamil atas nama Nurbaeti, warga dari UPT Sinyonyoi Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), dengan kondisi mengalami pendarahan. Harus ditandu sepanjang 13 Km, akibat jalan rusak parah. Minggu 13 Februari 2022.

Intan salah seorang warga Sinyonyoi, kepada indigo99.com mengatakan, demi menyelamatkan nyawa seorang ibu dan calon bayinya karena pendarahan. Petugas Bidan Desa dibantu warga terpaksa menandu seorang Bumil sejauh belasan Kilometer menuju Puskesmas Ranga – Ranga.

“ Iya karena pendarahan, ibu Nurbaeti istrinya pak Sukarman, tadi siang mengalami pendarahan hebat dengan usia kandungannya baru berumur 7 bulan. Ibu bidan bersama warga harus cepat melarikan ke Puskesmas,” kata Intan

Lanjut kata Intan, pasangan suami istri Nurbaeti dan Sukarman, akan melahirkan anak Kedua. Karena kata dia, proses persalinannya yang sulit, ditambah terbatasnya peralatan medis oleh bidan desa setempat, membuat Bumil Nurbaeti ini harus dirujuk ke Puskesmas Ranga ranga untuk mendapatkan pelayanan maksimal.

“ Tapi informasi saya dapat tadi sore, bahwa ibu Nurbaeti selamat melahirkan di Puskesmas Ranga Ranga, namun kondisi bayinya kurang sehat sehingga cepat dirujuk ke Rumah Umum Daerah ( RSUD ) Mamuju.” terangnya

Baca Juga :  Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar

Terkait pelayanan kesehatan ini, menurut Intan, kondisi jalan menuju Marano sejak longsor beberapa bulan yang lalu sampai sekarang belum tertangani dengan baik oleh pemerintah. Akibatnya, roda Empat seperti mobil hartop belum bisa tembus. Lanjut kata dia, ini dikhawatirkan jangan sampai terjadi lagi seperti ini. Warga Marano berharap, agar pemerintah bisa memperhatikan infrastruktur jalan untuk menghindari ada warga melahirkan di jalan.**

Pewarta indigo99.com : Zulkipli

Berita Terkait

Dua Tersangka Mantan Aparat Desa Salugatta Siap Disidangkan
Pagi Tadi, Seorang Pegawai KPU Mateng Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel 109
Bawaslu Majene Telusuri Dugaan Kasus Money Politik, Seorang Caleg DPR RI Dimintai Keterangan
Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Berita ini 348 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!