Pria 34 Tahun ini, Selain Cabul, Doyan Intip Orang Mandi dan Curi Pakain Dalam Perempuan

- Jurnalis

Selasa, 9 November 2021 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketfoto : Tersangka TH warga Desa Randomayang, tangan terborgol usai ditangkap polisi.

Ketfoto : Tersangka TH warga Desa Randomayang, tangan terborgol usai ditangkap polisi.

Indigo99.com | Seorang pria inisial TH usia 34 tahun warga Desa Randomayang Kecamatan Bambalamotu Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Harus berhenti melakukan aksi nakalnya terhadap sejumlah kasus kriminal di wilayah hukum Polres Kabupaten Pasangkayu. Setelah satuan Reskrim Polres Pasangkayu berhasil membekuk nya tanpa perlawanan.

Dari catatan Polisi, sejumlah tindak kriminal yang dilakukan tersangka di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Pasangkayu. Disebutkan bahwa tersangka TH sudah beberapa kali melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur. Selain itu, jika tersangka TH, terhimpit ekonomi harus melakukan pencurian barang – barang elektronik seperti sejumlah handphone dan laptop. 

“TH merupakan tersangka pelecehan seksual dan pencabulan terhadap anak dibawah umur. Tersangka melakukan aksinya dengan memanfaatkan tempat sunyi menggunakan sepeda motor. Dan sejumlah handphone dan laptop berhasil dicuri di sejumlah tempat, ” sebut Kasat Reskrim IPTU Ronald.

Berikut sejumlah catatan Polisi terhadap aksi kelakuan nakal yang dilakukan tersangka TH, mulai dari mengintip orang mandi dan mencuri pakaian dalam perempuan di sejumlah titik ini di wilayah hukum Polres Pasangkayu, diantaranya :      

  1. Desa Kasoloang, tersangka menjalankan aksinya sebanyak 3 kali, dengan meremas payudara para korbannya.
  2. Dekat Pasar Kasoloang korban anak SD, tersangka memegang kelamin dan mencium korban.
  3. Daerah Sungai Kasoloang tersangka mengintip orang mandi.
  4. Desa Wulai ( Wilayah Bendungan ) tersangka meremas payudara.
  5. Dusun Bantalaka Desa Kasoloang, Tersangka memegang pantat korban saat melaksanakan shalat.
  6. Dusun Bantalaka Desa Kasoloang, tersangka mengambil celana dalam wanita yang dijemur.
  7. Jalan Poros Bambaira, tersangka meremas payudara menggunakan sepeda motor.
Baca Juga :  Pengadaan Alkes 2,5 Miliar Masuk Ranah Hukum, Komisi III DPRD Jadwalkan Hearing Mantan Kadinkes, PKK dan PPTK   

Selain itu, aksi pencurian yang dilakukan tersangka TH terdapat di beberapa tempat yakni :

  1. 2 buah Handphone merk Oppo dan Merk Meizu di penjual ayam potong di Desa Randomayang Kecamatan Bambalamotu.
  2. 1 Buah Handphone merk Vivo Y71 di rumah Kepala Desa Randomayang Kecamatan Bambalamotu.
  3. 1 Buah Handphone merk Oppo A5S. Tersangka merampas HP korban saat duduk di pinggir jalan di Desa Kasoloang.
  4. 1 Buah Handphone merk Realme, di Dusun Bantalaka. Tersangka mengambil Handphone tersebut di teras rumah korban.
  5. 1 Buah Laptop merk Toshiba warna hitam. Tersangka mengambil barang Laptop tersebut dalam mobil yang terparkir di malam hari.
  6. 1 Buah Handphone merk Samsung, di Dusun Kayumaloa Desa Polewali. Tersangka mengambil HP tersebut di teras rumah korban.
  7. 1 buah Handphone merk Vivo Y12. Tersangka mengambil HP tersebut di dalam rumah korban di Kecamatan Bambalamotu.
  8. Laptop dan uang tunai, tersangka menjalankan aksinya di depan Kantor Desa Randomayang.
Baca Juga :  Perkara Korupsi PDAM Mamasa Terbukti, Kejari Mamasa Berhasil Selamatkan Kerugian Negara 

“ Dari pengakuan tersangka TH, melakukan aksi pelecehan dan pencabulan tersebut karena pemuasan nafsu birahinya melakukan hubungan seksual. Tersangka TH juga telah melakukan aksi pencurian untuk memenuhi kebutuhan ekonominya, dan melakukan penganiayaan, “ ungkapnya.

Tersangka yang sudah diamankan di Mapolres Pasangkayu serta barang bukti ( BB ). Tersangka dalam kasus pencabulan anak dibawa umur terancam pasal sebagaimana dimaksud pasal 76E Jo Pasal 82 Ayat (1) Undang – undang Republik Indonesia Nomor : 23 Tahun 2020 tentang perlindungan anak sebagaimana telah diubah pertama Undang-undang Republik Indonesia No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor : 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan diubah terakhir dengan Undang–Undang Republik Indonesia No. 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Republik Indonesia No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-undang, dengan ancaman hukuman 15 Tahun penjara.**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu
Laporan Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene, Jaksa Lakukan Pulbaket
Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene 500 Juta, Dilaporkan Kejaksaan
Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 
Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?
Berita ini 632 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:46 WIB

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:27 WIB

Laporan Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene, Jaksa Lakukan Pulbaket

Selasa, 28 Mei 2024 - 10:56 WIB

Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene 500 Juta, Dilaporkan Kejaksaan

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:10 WIB

Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 

Berita Terbaru

Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin bersama Bupati Pasangkayu, melakukan penanaman perdana bibit sukun di salah satu lokasi di Pasangkayu.(H/Foto)

Advertorial

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:46 WIB

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!