PPS Kejati Sulbar Sebut Ada Proyek PEN Lambat

- Jurnalis

Sabtu, 12 Maret 2022 - 07:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek PEN di jalur Urekang Salutambung senilai 9,5 Miliar.

Proyek PEN di jalur Urekang Salutambung senilai 9,5 Miliar.

MAMUJU, indigo99.com | Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), terus melakukan pengawasan pembangunan strategis ( PPS ) salah satunya adalah proyek infrastruktur jalan yang dibiayai oleh dana pinjaman dari PT. Sarana Multi Infrastruktur ( PT. SMI ) senilai 300 Miliar, pada kegiatan pemulihan ekonomi nasional ( PEN ) tahun 2021.

Kejati Sulbar melalui Kasipenkum Amiruddin kepada indigo99.com mengatakan, sejauh ini pelaksanaan kegiatan proyek PEN PPS sudah berjalan.

Kata dia, berdasarkan dengan petunjuk Jaksa Agung RI, menyebutkan, agar melakukan pengawalan dan pengamanan terhadap semua kegiatan pembangunan infrastruktur yang dana peruntukannya untuk PEN, 

“ Semua proyek strategis pemerintah selalu menjadi pemantauan dan pengamanan oleh Kejaksaan Tinggi Sulbar, baik diminta atau tidak diminta, untuk tetap dilakukan Pengawalan dan Pengamanan Pembangunan strategis daerah, “ kata Amiruddin kepada wartawan media ini. Sabtu 12 Maret 2022.

Baca Juga :  PDAM Mamuju Terus Disorot, Ada Dugaan Pemasangan Pipa Tidak Sesuai Ukuran

Menurut dia, tujuan dari dilakukan Walpam PPS terhadap semua Kegiatan PEN tersebut, agar pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang dikerjakan dari dana pinjaman PT. SMI dapat terlaksana dengan baik dan telah sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku.Dia menilai, bahwa sejauh ini tim PPS dan Tim pendampingan hukum dari Kejaksaan Tinggi Sulbar, dalam pengawasannya telah meninjau kelapangan untuk semua kegiatan pada bulan November 2021 dan Januari 2022. 

Baca Juga :  Wapres Ma'ruf Amin Kukuhkan KDEKS Sulbar.

Lanjut kata dia, dari semua kegiatan yang dilakukan pemantauan di lapangan, memang ada ditemukan beberapa permasalahan yang menghambat pekerjaan, baik faktor sosiologis, teknis, geografis dan cuaca. 

“ Namun kami dari Tim PPS tetap meminta kepada pihak rekanan yang bekerja dan pengawas dari konsultan dan PUPR untuk mempercepat pelaksanaan pekerjaan. Disampaikan juga agar tetap jaga mutu dan kualitas pekerjaan, karena secara teknis ada yang menilai semua pekerjaan tersebut dan dibayarkan, “ pungkasnya.***

Pewarta indigo99.com : Adji

 

Berita Terkait

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 
Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 
Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini
Berita ini 445 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!