Polisi Terus Dalami Pasca Tewasnya 2 Pekerja di Masjid Suada Mamuju

- Jurnalis

Senin, 3 Januari 2022 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah alat berat yang melakukan pembongkaran Mesjid Suada Mamuju, dan memakan korban.

Sebuah alat berat yang melakukan pembongkaran Mesjid Suada Mamuju, dan memakan korban.

indigo99.com | Peristiwa kecelakaan pembongkaran mesjid Suada, pada hari Rabu 22 Desember 2021, yang menewaskan 2 orang pekerja dari 3 orang korban. Polisi terus intens melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti – bukti yang berkaitan dengan peristiwa kejadian. di hari Rabu naas itu.

Dikonfirmasi kepada Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar mengaku, kasus tewasnya pekerja di Masjid Suada, bulan lalu. Kata dia, sampai saat ini penyidik masih tengah melakukan penyelidikan dengan memanggil saksi – saksi yang mengetahui secara pasti kronologis kejadian.

“ Untuk saat ini, proses penyelidikan masih berjalan, sudah beberapa orang dipanggil keterangannya untuk mengetahui secara pasti kronologis kejadian dan tersebut,” kata Iskandar

Selain itu kata dia, pihak penyidik juga melakukan pendalaman pemeriksaan soal siapa yang bertanggung jawab dalam proyek ini.

“ Dalam hal kegiatan ini, seperti siapa penanggung jawab pekerjaan, kemudian apakah pelaksanaan pekerjaan sesuai prosedur SOP atau tidak, dan ketika seseorang melakukan pekerjaan seperti itu, apakah kelengkapan keselamatan pekerja lengkap atau tidak.” ungkap mantan Wadir Krimum Polda Sulbar itu.

Seperti diketahui, kejadian 3 orang pekerja yang menjadi korban terkena reruntuhan tembok masjid Suada Mamuju, saat dilakukan pembongkaran. hari Rabu, 22 Desember 2021 pukul 14.00 wita di Jalan KH Moh Tahir, Kelurahan Binanga Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju Provinsi Sulbar.

Baca Juga :  Disebut Bekingi Penebangan Liar, Ini Klarifikasi Oknum Aparat

Tiga orang yang korban diketahui bernama :

1. Hendri, umur 25 tahun diketahui meninggal dunia, alamat stadion Jalan. Pajallo Kelurahan Rimuku Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju.
2. Jamaluddin Dg Tobo 48 tahun juga meninggal dunia dengan alamat stadion Jalan Pajallo Kelurahan Rimuku Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju
3. Rifal umur 30 tahun diketahui mengalami luka pada tangan kiri dan sudah dievakuasi ke RSUD dengan alamat Jalan Husni thamrin Kelurahan Rimuku Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju.**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster
Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius
Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas
2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur
Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus
Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024
Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat
Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS
Berita ini 197 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:22 WIB

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:31 WIB

Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:41 WIB

Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:27 WIB

2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:40 WIB

Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:05 WIB

Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:15 WIB

Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:30 WIB

Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

Berita Terbaru

Kabid Perikanan budidaya, mengunjungi lokasi pembenihan dan pembesaran lobster air tawar di Kelurahan Rimuku.(Foto/Ucok)

Advertorial

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!