Pilu, Jasa Medik Nakes Covid – 19 RSUD Sulbar, Dua Tahun Belum Dibayarkan

- Jurnalis

Rabu, 16 Februari 2022 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nakes Covid - 19 salahsatu petugas yang bersentuhan langsung dengan pasien Covid - 19.

Nakes Covid - 19 salahsatu petugas yang bersentuhan langsung dengan pasien Covid - 19.

indigo99.com | Kabar pilu yang menimpa pahlawan tenaga pelayanan kesehatan ( Nakes ) di RSUD rumah sakit umum daerah ( RSUD ) Sulbar, dikabarkan jasa mediknya belum dibayarkan oleh pemerintah selama Dua tahun.

Informasi yang diterima indigo99.com, jasa medis Covid – 19 di RSUD Provinsi Sulawesi Barat, belum dibayarkan itu terhitung dari tahun 2020 hingga 2021 senilai kurang lebih 8 Miliar.

Media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada salah seorang petugas yang tidak mau ditulis namanya, mengaku jasa atau insentif miliknya sebagai petugas dalam melayani pasien Covid – 19, sampai saat ini belum dibayarkan selama Dua tahun. Kata dia, sampai saat ini, belum jelas apa alasan dari pihak RSUD Sulbar belum juga membayarkan hak – hak tenaga atau petugas pelayanan pasien Covid – 19 yang kini sudah lama.

“ Iya pak, sudah Dua tahun kami belum dibayarkan hak – hak kami sebagai petugas Covid – 19, ini yang saya tidak tahu apa alasannya. Padahal kami juga butuh biaya hidup di masa pandemi ini,” kata sumber Media ini.

Dikonfirmasi kepada Direktur RSUD Sulbar, dr Ikhwan membenarkan bahwa jasa medis pelayanan Covid – 19, di akui memang belum dibayarkan selama Dua Tahun berturut – turut.

“ iya benar, jasa medisnya petugas memang belum dibayarkan selama Dua tahun yaitu 2020 – 2021, ” kata Ikhwan.

Baca Juga :  Kajati Sulbar Andi Darmawangsa Lantik Pejabat Eselon Dua dan Tiga

Salah satu alasan belum dibayarkan sebut Ikhwan adalah, karena lambatnya transferan dana dari kementerian terkait.

“ Yang benar 2020 dan tahun 2021 memang belum kami bayarkan karena lambat transferan dari pusat. Dan ini biasanya itu diakhir tahun, baru dibayar dari kementrian kesehatan sehingga kepepet memang waktunya.” kata Ikhwan.

Dia mengaku, persoalan ini menjadi utang bagi pemerintah karena sudah masuk tahun 2022.
“ Itu bukan urusan kecil,sehingga di tahun 2022 ini, harus di review dulu sebagai utang, karena memang semua yang telah dilewati harus utang dulu.” pungkas mantan Kabid Promkes Dinkes Sulbar.**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Berita ini 815 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:44 WIB

Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB

Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!