Pilih Jalan Pintas Karena Longsor, Seorang Pengendara Motor Meninggal di Jalur Penurunan Pangasaan

- Jurnalis

Sabtu, 13 November 2021 - 04:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indigo99.com | Longsor yang menutupi badan jalan Taras Sulawei Botteng dan Takandeang Kecamatan Tapalang Kabupaten Mamuju. Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Sejak Jumat malam ( 12/11 ), hingga membuat antrian panjang kendaraan baik dari arah utara maupun selatan. 

Akibat kemacetan panjang itu, seorang pengendara motor atas nama Yulfian berboncengan dengan seorang perempuan nama Melisa. Lebih memilih jalan alternatif dari arah Desa Salleto tembus tembus pesisr pantai Desa Lebani Kecamatan Tappalang Barat.

Namun jalur yang dipilih, Keduanya dikabarkan mengalami kecelakaan tunggal saat motor yang dikendarainya menabrak tiang listrik di jalur penurunan di Desa Pangasaan yang berbatasan Kecamatan Tapalang Barat Kabupaten Mamuju.  Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Akibat kejadian itu, Melisa yang posisinya dibonceng diketahui meninggal ditempat. 

Baca Juga :  Wapres Ma'ruf Amin Kukuhkan KDEKS Sulbar.

Di konfirmasi kepada Kapolsek Tapalang, Iptu Nurdin membenarkan adanya kejadian Laka tunggal yang terjadi di jalur penurunan Desa Pangasaan pagi tadi. Kedua korban yang mengendarai motor suzuki, harus menabrak tiang listrik saat laju motor dalam posisi menurun tidak bisa dikendalikan. Dan tiang listrik yang ada di sisi jalan menjadi sasaran menahan laju motor korban. Diduga  trem motor korban tidak berfungsi saat jalan menurun.

Baca Juga :  Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin Dapat Julukan Baru 'Gubernur Sukun'

” Menurut info dari warga setempat, memang ada Laka tunggal, saat korban melintas di penurunan dan menabrak tiang listrik. Satu orang meninggal ditempat dan satu orang kritis. Dan jalur itu mesti hati- hati ki karena memang terjal, ” ungkapnya.**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 
Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini
Soal Upal. HMI Cabang Mamuju Gelar Aksi
Wapres Ma’ruf Amin Kukuhkan KDEKS Sulbar.
Tersangka Korupsi Kades Limbong Dilimpahkan ke Jaksa 
Polresta Mamuju Temukan Puluhan Juta Uang Palsu 
Berita ini 1,836 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:46 WIB

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:27 WIB

Laporan Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene, Jaksa Lakukan Pulbaket

Selasa, 28 Mei 2024 - 10:56 WIB

Dugaan Proyek Fiktif di RSUD Majene 500 Juta, Dilaporkan Kejaksaan

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:10 WIB

Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 

Berita Terbaru

Pj Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin bersama Bupati Pasangkayu, melakukan penanaman perdana bibit sukun di salah satu lokasi di Pasangkayu.(H/Foto)

Advertorial

Pj Gubernur Sulbar Perdana Tanam Bibit Sukun di Pasangkayu

Selasa, 28 Mei 2024 - 14:46 WIB

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!