PH Sebut BB Flashdisk Isinya Kosong, Kajari Mamuju Akan Dikonfirmasi Kembali ke Penyidik 

- Jurnalis

Jumat, 3 Mei 2024 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kajari Mamuju : Subekhan,SH.MH

Kajari Mamuju : Subekhan,SH.MH

MAMUJU, Indigo99.com | Pasca vonis teradap Kades Sandapan atas nama Yuil, yang divonis bebas oleh Majelis Hakim atas perkara pelecehan anak dibawah umur di PN Mamuju Kamis kemarin 2/5/24.

Jack Z Timbonga, selaku kuasa hukum terdakwa Yuil, mengaku bahwa alat bukti berupa flashdisk yang diperlihatkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) di depan majelis, rupanya tidak mendukung untuk memberatkan terdakwa Yuil. Sebab kata dia, isi Flashdisk  yang diduga hasil rekaman CCTV milik Hotel dalam keadaan kosong atau tidak menampilkan gambar.

“ Barang bukti yang diperlihatkan oleh JPU di persidangan berupa Flashdisk isinya kosong, apa yang dilihat kalau kosong, “ ujar Jack.

Terkait adanya barang berupa Flashdisk yang dijadikan barang bukti di persidangan perkara Kades Sandapang. Ditemui Kajari Mamuju, Subekhan kepada sejumlah Media mengatakan bahwa barang bukti berupa hasil rekaman CCTV yang disimpan di Flashdisk itu, mengakui kosong. Dia tidak tahu jika BB itu isinya kosong karena saat diserahkan oleh penyidik Polresta Mamuju, BB Flashdisk itu masih tersegel.

Baca Juga :  Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

“Barang bukti berupa alat Flashdisk kosong yang diajukan JPU sebagai salah satu barang bukti hasil rekaman CCTV hotel, bisa saja bukan kesalahan JPU ataupun penyidik. Bisa saja saat flashdisk saat dicolokan di komputer terserang bervirus, sehingga video di dalam flashdisk tersebut hilang. Perlu diketahui, selama ditangani JPU flashdisk tersebut tidak pernah dibuka dan bukti tersebut masih disegel,” jelasnya.

Selain itu, BB Flashdisk yang dipersoalkan oleh kuasa hukum terdakwa. Juga persoalan saksi dokter umum yang dihadirkan di persidangan.

Menurut Kajari Mamuju, bahwa jika saksi dokter umum yang dihadirkan JPU saat persidangan terkait tidak berkompeten melakukan visum, dia katakan, ini sangat berbahaya dan sudah pasti akan banyak tersangka pelecehan akan bebas. 

“ Jika pendapat dokter umum tidak bisa membuat visum, itu sangat berbahaya. Banyak kasus pelecehan yang akan bebas kalau pendapat dokter umum tidak bisa membuat visum. Bagaimana di daerah terpencil yang tidak ada dokter ahli, pasti kasus pelecehan seksual akan bebas dari hukuman,” terangnya.

Baca Juga :  Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Dia mengaku, tuntutan vonis bebas mantan terdakwa Yuil atas dakwaan dugaan pelecehan seksual anak dibawah umur. Subekhan mengaku sudah pasti akan ajukan memori kasasi. Namun terkait dengan barang bukti Flashdisk yang disebutkan tidak ada isi atau kosong, pihak Kejaksaan akan kembali melakukan konfirmasi kepada penyidik Polresta Mamuju.

“ Sudah kami tahu bahwa terdakwa Yuil bebas murni atau tidak terbukti bersalah. Dan kami nyatakan kami kasasi, untuk kontra memorinya sudah kami buat dan sedikit lagi kami masukan di PN Mamuju. Kalau soal BB flashdisk akan kami kembali konfirmasi ke penyidik, kenapa sampai kosong, “ jelasnya.

Seperti diketahui, hari Kamis kemarin 2/5/24. menjadi hari kebahagiaan bagi terdakwa Yuil, karena selama ini dalam persidangan semuanya tidak memenuhi unsur apa yang menjadi dakwaan Kejaksaan. Sehingga majelis hakim memiliki keyakinan lain terhadap terdakwa untuk divonis bebas. 

 

Berita Terkait

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 
Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 
Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini
Berita ini 405 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!