Peternak Ayam Petelur di Mamuju Banting Harga ini Alasannya 

- Jurnalis

Rabu, 20 Oktober 2021 - 01:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto : Salahsatu peternak ayam yanga ada di lingkungan Rangas Kec. Somboro.

Ket Foto : Salahsatu peternak ayam yanga ada di lingkungan Rangas Kec. Somboro.

indigo99.com | Harga telur ayam di Sulawesi Barat ( Sulbar ) khususnya di Kabupaten Mamuju, mengalami penurunan. Kondisi ini membuat peternak ayam petelur banting harga murah.

Salah seorang peternak ayam petelur, Muhammad, yang berada di lingkungan Rangas Kecamatan Simboro kabupaten Mamuju, kepada indigo99.com mengatakan, harga telur ayam sudah lama mengalami penurunan hal ini membuat usaha ayam petelur sangat merugi karena harga pakan ayam terus naik. Hal ini kata dia, yang membuat terbebani harga pakan ayam yang merangkak naik.  

“ Jelas kami rugi, karena pakan ayam naik sementara harga telur turun. Sementara pakan ayam tetap kami beli karena jika tidak pasti ayam mati, “ katanya kepada indigo99.com, saat dihubungi. Rabu ( 20/10 ).

Dia menyebutkan, harga telur dirasakan sejak bulan Agustus dengan harga 30 Ribu per rak, sementara harga normalnya biasa mencapai 40 ribu per rak. Belum jelas apa alasan harga ayam petelur di Mamuju , sampai harga turun. Hanya saja kata dia, persoalan harga para peternak ayam petelur di Mamuju, mengikut harga telur ayam dari Provinsi Sulawesi Selatan ( Sulsel ).    

“ Sudah lebih sebulan kami para peternak ayam petelur mengeluh akibat harga telur sejak Bulan Agustus dengan harga 30 Ribu per rak. Sementara harga normalnya capai 40 ribu per rak. Persoalan harga turun ini belum jelas kenapa, hanya saja kami mengikuti harga dari Sulsel, “ jelasnya.

Baca Juga :  Nama Asri Anas Mencuat Maju di Pilgub Sulbar, PABPDSI Sulbar Gas Full

Persoalan harga telur turun sangat dirasakan Muhammad. Dia mengaku sejak harga telur anjlok, diakui kehilangan penghasilan senilai 6 juta perbulan. Biasanya kata dia, memasuki bulan Maulid, peternak ayam petelur sangat berharap bulan meraup keuntungan yang berlipat ganda karena masyarakat Muslim sangat membutuhkan telur ayam.  

“Harapan kita bulan maulid ini supaya harga telur bisa naik tapi nyatanya tidak, Jika terus menerus harga telur seperti ini, maka kami semua peternak pasti akan tutup. Namun untuk bisa bertahan, kami terpaksa banting harga 3 rak kami jual 100 ribu rupiah, itu pun susah masih susah penjualan, “ pungkasnya.**

Pewarta indigo99.com : Syamsir

Berita Terkait

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar
Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi
Mayat Cewek Ditemukan Tergeletak Dalam Mobil Honda CRV 
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 20:09 WIB

Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Minggu, 7 April 2024 - 06:53 WIB

Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar

Minggu, 7 April 2024 - 04:48 WIB

Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!