Petani Sawit Menyebut, Harga TBS Sulbar Diduga Dimainkan

- Jurnalis

Minggu, 20 Maret 2022 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tandang buah segar ( TBS ), harganya masih belum memuaskan oleh petani sawit Sulbar. ( Foto : Sumatra bisnis.com )

Tandang buah segar ( TBS ), harganya masih belum memuaskan oleh petani sawit Sulbar. ( Foto : Sumatra bisnis.com )

MAMUJU TENGAH, indigo99.com | Sejumlah petani kelapa sawit Sulawesi Barat ( Sulbar ) masih mempertanyakan penetapan harga tandan buah segar ( TBS ) atau kelapa sawit yang masih di kisaran harga 3,04. Harga tersebut dinilai tidak berpihak ke petani.

Hal itu, dikatakan Marthinus Makamban, salah seorang petani asal Desa Polo Pangale, Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju Tengah. Kata dia, bahwa penetapan harga TBS kelapa sawit di Sulawesi Barat jauh dibawah harga jika lihat di berbagai daerah di Indonesia.

Di contohkan Provinsi kepulauan Riau, pada bulan Maret 2022, harga TBS yang ditetapkan Pemerintah menentukan harga tertinggi yaitu di angka Rp 4, 244, 79 per kilogram. Sedangkan di Provinsi Jambi pada bulan Maret 2022 di angka 4, 71, 66 per kilogram. Sementar di Kalimantan pada bulan Maret 2022 bermain di angka Rp, 3,600. 3, 800 per kilogram.

Lalu kenapa kita di Sulawesi Barat harga jauh lebih dibawah, dari harga TBS di daerah lain yaitu harga 3, 064 per kilo gram.

Belum lagi harga TBS yg hampir setiap hari selalu berubah – ubah di petani, padahal penetapan harga ditetapkan untuk satu bulan, bukan satu hari langsung berubah.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Berada di Sulbar Akan Resmikan Proyek APBN 1 Triliun

“ Karena itu kami menilai, bahwa penetapan harga TBS di Sulbar terkesan dipermainkan.” katanya.

Olehnya itu Kami berharap kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan para Anggota DPRD yang ada di Sulawesi Barat, agar penetapan harga TBS di Sulawesi Barat, perlu diseimbangkan dengan daerah lain dan melakukan pengawasan terhadap perusahaan, agar harga yang sudah ditetapkan untuk berlaku di bulan itu, tetap stabil dan tidak berubah-ubah sebelum penetapan lanjutan.**

Pewarta indigo99.com : Zulkipli

Berita Terkait

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan
Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras
Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas
Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan
Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru
Jokowi Resmikan Proyek APBN 1,31 Triliun di Sulbar
Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos
Berita ini 389 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 12:14 WIB

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan

Rabu, 24 April 2024 - 06:31 WIB

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 April 2024 - 06:04 WIB

Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas

Selasa, 23 April 2024 - 17:05 WIB

Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan

Selasa, 23 April 2024 - 16:34 WIB

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 April 2024 - 09:14 WIB

Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi

Senin, 22 April 2024 - 17:28 WIB

Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos

Senin, 22 April 2024 - 15:42 WIB

Warga Terdampak Gempa di Malunda Layangkan Sikap Protes ke Jokowi

Berita Terbaru

Pj Zudan dalam Kuker ya di Kab Polman dalam acara pasar murah Ramadhan.(F/humas)

Advertorial

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 Apr 2024 - 06:31 WIB

Kuasa hukum Andi Dodi Hermawan berikan keterangan kepada media.

Headline

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 Apr 2024 - 16:34 WIB

error: Content is protected !!