Pertambangan Emas Sanjango Sudah Kantongi IPR

- Jurnalis

Rabu, 3 Agustus 2022 - 05:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

MATENG, indigo99.com | Aktivitas pertambangan rakyat di Desa Sanjango Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng ), diketahui sebagian kelompok masyarakat sudah mengantongi atau sudah memegang izin pertambangan rakyat ( IPR ) yang dikeluarkan oleh PTSP Provinsi Sulawesi Barat dan sampai saat ini masih berlaku.

Hal ini disampaikan oleh Wisnu Hasta Praja Kepala Bidang Minerba Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), saat wartawan indigo99.com melakukan kofirmasi pasca adanya tindakan penertiban para pelaku tambang oleh tim gabungan di Desa Sanjango, beberapa hari lalu.

Wisnu menyebutkan, jumlah kelompok yang pemegang IPR di wilayah Kabupaten Mateng berjumlah 9 kelompok koperasi, yang semuanya beraktivitas pertambangan emas di Desa Sanjango Kecamatan Karossa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Untuk di Desa Sanjango ya, setahu saya ada 9 Kelompok koperasi pemegang IPR dan semuanya masih aktif. Kalau penambang masuk di wilayah Pasangkayu itu belum punya IPR, “ kata Kabid saat ditemui beberapa hari yang lalu.

Ditanya adanya penertiban aktivitas oleh tim gabungan. Wisnu mengaku belum tahu titik koordinatnya karena setahunya, bahwa warga penambang di Desa Sanango itu sudah kantongi IPR yang bernaung di kelompok koperasi.

Baca Juga :  Poros Jalan Kalumpang Rusak Parah Butuh Perhatian Pemerintah

“ Nanti saya tahu dari pak Kadis, katanya ada yang penertiban di wilayah Desa Sanjango. Karena setahu saya, masuk wilayah Mateng nya mereka sudah kantongi izin IPR, yang tidak ada IPR itu masuk wilayah Pasangkayu, “ ungkap Wisnu.

Terkait adanya penertiban, tim dari ESDM akan turun langsung mengecek. Soal adanya penggunaan alat berat yang diterbitkan oleh tim gabungan. Ungkap Wisnu, dalam regulasi tidak disebutkan dalam regulasi undang – undang pertambangan. Padahal dalam aturan sebelum nya masih tertulis tetapi adanya aturan baru sudah tidak tertulis tentang penggunaan alat berat.

“ Terkait dengan itu secara tertulis dalam undang – undang nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas undang – undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan dan batu bara. Dalam regulasi itu tidak dituliskan dilarang menggunakan alat berat. Ya kalau tidak tertulis, ya dikonotasikan bisa menggunakan alat berat, “ ungkapnya

Dia berharap, dengan dikeluarkannya peraturan presiden ( Perpres ) nomor 5 tahun 2022, bahwa pengurusan perizinan kembali dikelola oleh daerah ( Provinsi ). Pengusaha tambang yang belum memegang perizinan ertambangan wajib melengkapinya.

Baca Juga :  Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

“ Kami berharap dengan adanya Perpres nomor 55 2022, tentang pengurusan perizinan kembali kewenangan provinsi. Kita berharap adanya potensi – potensi di Sulbar bisa dikelola menjadi ekonomis, “ harap Wisnu.

Seperti diketahui, bahwa 9 kelompok koperasi yang memegang IPR yang beraktivitas di wilayah Desa Sanjango dengan jumlah cakupan luas wilayah yang digarap tambang emas adalah :
1. Koperasi Mega Murni dengan luas wilayah 8
2. Koperasi Sanjango Abadi dengan luas wilayah 10
3. Koperasi Sanjango Bumi Abadi dengan luas wilayah 10
4. Koperasi Sanjango Harapan Baru dengan luas wilayah 10
5. Koperasi Amalia Rezeki Bersama dengan luas wilayah 10
6. Koperasi Harapan Maju dengan luas wilayah 10
7. Koperasi Sanjango Alam Mandiri dengan luas wilayah 10
8. Koperasi Sanjango Makmur dengan luas wilayah 10
9. Koperasi Berkah Abadi dengan luas wilayah 10

Pewarta indigo99.com : Aji

 

 

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Berita ini 591 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:44 WIB

Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB

Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!