Persoalkan Merek, Panitia Lelang BP2JK Sulbar Terancam Diadukan

- Jurnalis

Kamis, 16 Juni 2022 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokumen jawaban sanggahan BP2JK Provinsi Sulbar.

Dokumen jawaban sanggahan BP2JK Provinsi Sulbar.

SULBAR, indigo99.com | Panitia tender proyek Bendung Malunda Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) pada Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi ( BP2JK ) Wilayah Sulawesi Barat ( Sulbar ), terancam diadukan ke pihak yang berwajib.

Pengaduan yang akan dilayangkan oleh PT. Marinda Utamakarya Subur. Salah satu alasan dari pihak PT Marinda Utamakarya Subur adalah pihak panitia lelang ada dugaan lakukan permainan hingga merugikan pihak PT Marinda Utamakarya Subur yang hanya mempersoalkan merek, padahal merek tidak disoal dalam Permen.

Pihak kuasa KSO PT. Marinda Utamakarya Subur – PT. Dollar Lestari Mandiri, kepada indigo99.com kembali mempertanyakan sanggahan pertama yang dinilai sangat merugikan pihaknya PT. Marinda Utamakarya Subur, dalam mengikuti tender proyek Bendung Malunda yang nilainya 77,7 Miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hj. Andi Minrana selaku penanggung jawab PT Marinda Utama Karya, mengatakan jawaban sanggahan oleh panitia BP2JK yang baru saja diterima tetap kekeh menggugurkan peserta lelang PT Marinda Utamakarya Subur, dinilai tidak rasional. Dan ini sangat merugikan pihaknya sebagai peserta lelang dengan alasan hanya mempersoalkan merek.

” kami sangat dirugikan atas jawaban sanggah Pokja BP2JK, pihak panitia dari BP2JK masih kekeh dengan alasan merek yang katanya kami tidak miliki sehingga digugurkan, ” kata Minrana.

Masih dia, semua kapasitas yang diminta sudah sesuai termasuk jumlah unit. Dan memang ada alat merk Isuzu dan merek Hino. Namun kata dia, di dalam dokumen Permen itu tidak pernah menyatakan atau menyebutkan merek yang bisa menggugurkan, kecuali kapasitas yang tidak cocok atau jumlah unit tidak sesuai.

Baca Juga :  Poros Jalan Kalumpang Rusak Parah Butuh Perhatian Pemerintah

” Dan dia tetap kekeh menyalahkan disitu hanya merek, Dua Isuzu dan Satu Hino. Nah, didalam pengadaan barang dan jasa itu dari dulu tidak pernah mengarah ke merek dan tidak pernah menggugurkan, kecuali kapasitas yang tidak cocok atau jumlah unit yang tidak sesuai, baru bisa menggugurkan kita, ” ujarnya.

Terkait ini, pihak PT Marinda Utamakarya Subur, tetapi akan melayangkan sanggahan banding dalam waktu dekat ini. Selain itu, pihaknya juga akan membuat pengaduan ke pihak KPK dan Direktorat Kriminal Khusus ( Ditkrimsus ) Polda Sulbar. Pihaknya ingin meminta secara jelas soal Permen yang menyebutkan Merek kecuali kapasitas dan jumlah.

” Kalau merek tidak ada yang mengatur kecuali kapasitas dan jumlah. Makanya, saya mau minta Permen nya siapa tahu ada Permen baru kami tidak tahu. Dan hal ini tetap akan kami lakukan sanggahan banding. Dan persoalan ini kami akan buat pengaduan ke KPK dan Ditkrimsus Polda Sulbar, biar kita buka – bukaan disana, ” tegasnya.

Dihubungi terpisah, Ika selaku Sekretaris BP2JK Provinsi Sulbar, memberikan respon atau tanggapan saat wartawan indigo99.com melakukan upaya konfirmasi soal ini. Dihubungi lewat Whatsapp pribadinya, kata Ika menyebutkan bahwa dokumen penyedia tidak sesuai dengan Perpres No. 12 2021 dan Per LKPP No. 12 2021. Jika kurang sepakat bisa mengajukan sanggah banding.

” Tanggapan BP2JK dokumen penyedia tidak sesuai dengan Perpres No. 12 2021 dan Per LKPP No. 12 2021. Jika kurang sepakat bisa mengajukan sanggah banding.” singkat Ika.

Baca Juga :  Kabid Propam Polda Sulbar : Sanksi Tegas Anggota Live di Tiktok   

Seperti diketahui, jawaban sanggahan dari Pokja BP2JK Sulbar dengan Nomor:015/Jawaban.Sanggah/Pokja.IV/SDA-PK.Malunda/Kb.36/2022. yang ditujukan kepada Kuasa KSO PT. Marinda Utamakarya Subur – PT. Dollar Lestari Mandiri.

Perihal : Jawaban Sanggah

Sehubungan dengan sanggahan yang saudara sampaikan melalui LPSE tanggal 13 Juni
2022, kami menyampaikan terima kasih sebelumnya kepada Kuasa KSO PT. Marinda
Utamakarya Subur – PT. Dollar Lestari Mandiri yang telah menyampaikan sanggahan
kepada kami.

Melalui surat ini, kami menjawab sanggahan saudara sebagai berikut :

1. Dalam melaksanakan evaluasi tender, Pokja merujuk pada peraturan – peraturan yang ada dan berlaku yaitu : Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 12 tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah, Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Melalui Penyedia serta peraturan terkait lainnya.
Berdasarkan hal tersebut, Pokja Pemilihan menyusun Dokumen Pemilihan sebagai dasar acuan melaksanakan pemilihan penyedia dan melakukan evaluasi terhadap persyaratan persyaratan yang harus dipenuhi oleh semua penyedia jasa yang mengikuti Tender.

2. Perlu kami sampaikan kembali terkait penyebab gugurnya KSO PT. Marinda Utamakarya Subur – PT. Dollar Lestari Mandiri, bahwa pada persyaratan teknis disyaratkan memiliki kemampuan menyediakan peralatan utama untuk pelaksanaan pekerjaan.
Berdasarkan hasil evaluasi Pokja terhadap bukti dukung yang disampaikan, diketahui bahwa “Bukti kepemilikan alat tidak sesuai dengan surat perjanjian sewa peralatan Truck mixer“.

Aji/INDIGO99

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Berita ini 487 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:44 WIB

Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB

Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!