Gegara Bendera Merah Putih, 9 Orang Diperiksa Polisi

- Jurnalis

Rabu, 25 Mei 2022 - 02:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto aksi demo saat bendera diturunkan oleh massa aksi.

Foto aksi demo saat bendera diturunkan oleh massa aksi.

MAJENE, indigo99.com | Insiden penurunan bendera merah putih saat gelaran aspirasi di halaman kantor Bupati Majene kemarin, Senin 23 Mei 2022, menuai kecaman dari berbagai pihak, bahkan tindakan tersebut harus berurusan dengan hukum.

Dari 30 massa yang melakukan unjuk rasa, 9 orang diantaranya diperiksa dan diambil keterangannya dalam rangka penyelidikan dugaan tindak pidana merendahkan kehormatan bendera negara.

Kapolres Majene AKBP Febryanto Siagian saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya saat ini fokus melakukan pemeriksaan atau mengambil keterangan terhadap 9 orang yang diduga melakukan penghinaan terhadap lambang negara berdasarkan pasal 24 UU RI No 24 Tahun 2009

Baca Juga :  Tersangka Korupsi Kades Limbong Dilimpahkan ke Jaksa 

“ Penyidik masih terus melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan barang bukti guna menentukan status dari 9 Mahasiswa tersebut. perkembangan akan terus kami sampaikan, “ tutur Kapolres.

Ditempat berbeda Ketua DPRD Kabupaten Majene Salmawati Jamado juga menyesalkan tindakan tersebut.

Baca Juga :  Keberadaan 2 Unit Randis Ketua dan Wakil Ketua DPRD Mamuju Dipertanyakan 

“Saya sangat mengapresiasi gerakan aspirasi mahasiswa dibawah naungan organda namun yang saya sangat sesalkan, miris membaca berita hari ini adanya gerakan penurunan bendera merah putih yang merupakan lambang negara,” tuturnya.

Jika memang tetap ingin mengibarkan bendera organda, sambungnya harus mencari tiang sendiri ataukah dipasang di pagar kantor daerah atau dimana.***

Tim : INDIGO99COM

Berita Terkait

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 
Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 
Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!