Pengadaan Tanaman Porang 2,4 Miliar Diduga Tidak Bersertifikasi dan Berlabel Disoal 

- Jurnalis

Senin, 27 Desember 2021 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tanaman porang.

Ilustrasi tanaman porang.

indigo99.com | Penyaluran bibit tanaman porang di Empat kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), dengan nilai kurang lebih 2,4 Miliar, yang diduga tidak mengantongi label sertifikasi menjadi pembahasan penting dalam Rapat Dengar Pendapat ( RDP ) Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Senin ( 27/12 ). 

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), Hatta Kainang mengatakan,penyaluran bibit Porang oleh CV. Patallo Keynawa Indonesia, yang menjadi sorotan LSM Lakip RI yang diduga tidak mengantongi label sertifikasi yang menjadi terkuak dalam RDP DPRD Sulbar.

Namun kata Politisi Nasdem itu, meminta kepada pihak – pihak terkait agar bisa melaksanakan dengan baik termasuk menyediakan bibit yang benar – benar bersertifikasi berdasarkan hasil investigasi dari LSM Lakip.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Ya dalam RDP ini, kami tidak mau cari tau siapa yang benar dan salah kita tidak akan ketemu. Dalam proses pengadaan harus benar – benar profesional jangan sampai ada yang dirugikan, salah satunya menyediakan bibit bibit Porang benar – benar bersertifikasi, “ kata Hatta Kainang, saat ditemui usai RDP DPRD Sulbar.

Ditemui Aldin yang juga ketua Lakip RI, mengaku pengajuan RDP soal pengadaan tanaman Porang ke komisi II, berdasarkan hasil temuan investigasi bahwa ada dugaan pengadaan bibit Porang yang tidak bersertifikat dan tidak berlabel. Sehingga patut diduga ada pembohongan publik di kegiatan ini. 

Baca Juga :  Penyedia Katering di Mateng Mengeluh, Nasi Kotak di HKB Belum Dibayar BPBD Sulbar 

” Label dan sertifikat yang di Perlihatkan dalam RDP oleh CV Pattalo, selaku pemenang tender penunjukan langsung diduga bukan bibit Porang yang diedarkan di Sulbar. Artinya kata dia, sertifikatnya memang benar tapi barang yang diedarkan bukan yang ada dalam sertifikat yang di perlihatkan  dalam  RDP tadi.  Dan patut diduga ada pembohongan publik kepada masyarakat petani Porang di Sulbar yang bisa berpotensi merugikan petani dan merugikan keuangan daerah,” beber Aldin

Terkait ini, dengan tegas Aldin mengatakan, dari hasil RDP Komisi II DPR Sulbar, yang berlangsung Senin pagi ( 27/12 ), pihaknya akan mengambil langkah hukum dengan membuat laporan ke Polisi terhadap CV Pattalo. 

”  Hasil RDP tadi kami akan melanjutkan untuk mengambil langkah hukum dengan membuat laporan polisi, ” tegasnya. 

Sementara penyedia barang dari CV Pattalo Keynawa Indonesia, Abdul Syukur Jamadi, mengatakan mengenai kegiatan pengadaan bibit Porang ini jelas ada dukungan dari unit produsen bibit ( UPB ) Semangat Milenial yang sudah mengantongi sertifikasi dari balai pengawasan dan sertifikasi benih ( BPSB ) Sulsel. Selain itu kata dia, kegiatan ini adalah kegiatan pengadaan barang dan jasa pengadaan dan tidak mungkin mau bermain pada persoalan label.

“ Dalam RDP ini, kami sudah perlihatkan kepada ketua Komisi II bahwa label sertifikat asli kami bahwa dengan aslinya. Jadi apa yang dituduhkan ini dari mereka ada kami bawa dan sudah kami perlihatkan kepada pak dewan. Jadi apa yang dipermasalahkan, “ kata Syukur kepada sejumlah media.

Baca Juga :  Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Kalau soal label dan sertifikasi asli atau tidak, pihak perusahaan tidak tau menau. Namun kata dia, CV Pattalu hanya sebagai penyedia atas dukungan dari UPB Semangat Milenial adalah ada label asli, ada sertifikat asli.

“ Dukungan yang kami bawa ini dari UPB Semangat Milenial yakni ada sertifikat asli, ada sertifikat asli dan ada surat pernyataan dari produsen bahwa itu benar berasal dari sertifikat asli dan diketahui oleh BPSP dan tidak ada ji persoalan, kan yang diributkan sertifikat dan label, “ jelas Syukur.

Bahkan kata dia, sebenarnya jika sertifikat dan label dipersoalkan apakah palsu atau tidak. Kata dia, bukan dari CV Pattallo yang punya label dan sertifikasi. Namun yang harus diserang pihak UPB Semangat Milenial karena dia yang punya label yang dikeluarkan oleh BPSB Sulsel dengan alasan BPSB yang menerbitkan label dan sertifikat. 

“Kami yakin bahwa label itu label dan sertifikasi asli karena ada pernyataan dari pihak BPSB Sulsel yang menyebutkan sertifikat dan label asli. Dengan menyatakan benar bahwa benih bersertifikat dan label. Itu semua saya perlihatkan dan Lima kami perlihatkan, “pungkas Syukur. **

Pewarta indigo99.com : Adji

 

  

 

         

 

        

 

 

Berita Terkait

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan
Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.
Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 
Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 
Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 
Tabung Gas 3 Kg Langka di Mamuju, Sejumlah Pangkalan Tabung Diperiksa Polisi 
Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang
BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini
Berita ini 1,033 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Juni 2024 - 23:17 WIB

MP2 Sulbar Terus Tebar Kebaikan, 3 Warga Miskin di Polman Terima Bantuan

Minggu, 16 Juni 2024 - 22:26 WIB

Tabung Gas di Karossa Lari ke Pengecer Harga Capai 35 Ribu Pertabung.

Minggu, 16 Juni 2024 - 12:56 WIB

Menyambut Idul Adha 1445 H, Kanwil Kemenag Sulbar Akan Menyembelih Hewan Kurban 15 Ekor Sapi 

Minggu, 16 Juni 2024 - 11:44 WIB

Dukung Persepakbolaan Majene, MP2 Sulbar Sukses Jadi Sponsor Utama Lotim Cup I 

Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:39 WIB

Kapolda Sulbar Ajak Warga Jaga Lingkungan Tidak Menebang Pohon Secara Sembarangan 

Jumat, 14 Juni 2024 - 20:19 WIB

Bangunan Los Pasar Karossa Terbengkalai, Berubah Fungsi Jadi Gudang

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:28 WIB

BPBD Sulbar dan Pengusaha Katering Sepakat : Dibayarkan Dalam Waktu Dekat ini

Jumat, 14 Juni 2024 - 19:21 WIB

Raja Gowa ke 38 Andi Kumala Idjo Akan Kembali ke Istana Balla Lompoa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!