Penertiban Tambang Ilegal Sanjango Jangan Pilih Kasih

- Jurnalis

Sabtu, 30 Juli 2022 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan melakukan penertiban aktivitas tambang emas ilegal oleh tim gabungan.

Tim gabungan melakukan penertiban aktivitas tambang emas ilegal oleh tim gabungan.

MATENG, indigo99.com | Lokasi pertambangan rayat yang menggunakan alat berat di Desa Sanjango Kecamatan Karossa Kabupaten Mamuju Tengah ( Mateng ), yang baru saja diterbitkan oleh tim gabungan.

Penertiban itu, menuai sorotan dari warga yang menginginkan penertiban yang dilakukan oleh tim gabungan, jangan pilih kasih. 

Baru – baru ini, kelompok satunya sudah tertiban oleh tim gabungan hari Rabu kemarin tanggal 28 Juli 2022. Namun kelompok yang satunya lagi, masih beroperasi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang dihimpun media ini, warga yang melakukan aktivitas pertambangan di Desa Sanjango, diduga ada dua kelompok dan sama – sama tidak memiliki izin pengelolaan lahan pertambangan tersebut.

Baca Juga :  11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Menurut Sema, salah seorang masyarakat yang memiliki lahan bisa ditambang, mengaku keberadaan aktivitas tambang di Sanjango meskipun tidak memiliki izin, namun keberadaanya sangat memberikan manfaat bagi warga Desa Sanjango, pembangunan jalan – jalan dan rumah ibadah ( Mesjid ).

“ Memang kami tidak memiliki izin tetapi warga setempat sangat senang dan berterima kasih adanya kegiatan tambang. Seperti jalan dan masjid. Dan bisa memberikan keleluasaan bagi siapapun masuk mendulang emas tidak ada larang, “ katanya.

Kepada media ini, Sema mengaku, masih ada Satu kelompok yang masih beraktivitas pasca ditertibkan kemarin. Kelompok yang lain ini juga menggunakan alat berat jenis excavator dan juga tidak mengantongi izin.

Baca Juga :  Diduga Gelapkan Solar Industri di Topoyo, 2 Tersangka Siap Disidangkan 

Dia pun berharap, kepada pemerintah jika melakukan pembubaran jangan sepihak. Kalau perlu, semua aktivitas penambang dibubarkan.

“ Kami kemarin sudah ditertibkan, sementara kelompok yang lainnya masih beroperasi. Di sana mereka juga menggunakan alat berat sama dengan kami dan sama – sama tidak memiliki izin. Kenapa cuman kami di tertibkan, kami tidak keberatan kalau kami dihadang tapi masih ada yang lain. Harus bersifat adil pak, “harap Sema.

Pewarta indigo99.com : Sahabuddin

 

 

Berita Terkait

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat
Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar
Berita ini 384 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 20:09 WIB

Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Minggu, 7 April 2024 - 06:53 WIB

Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar

Minggu, 7 April 2024 - 04:48 WIB

Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!