Penanganan Kasus Korupsi Pengadaan Bibit Jalan Ditempat

- Jurnalis

Sabtu, 7 Mei 2022 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, indigo99.com | Penanganan kasus Korupsi pada kegiatan pengadaan bibit di Dinas Kehutanan ( Dishut ) Provinsi Sulawesi Barat,oleh Kejari Mamuju dinilai jalan ditempat.

Diketahui penanganan kasus ini sudah berlangsung hampir Dua tahun, namun belum jelas progresnya, apakah sudah ada tersangkanya atau belum?. Hal ini menjadi sorotan keras bagi Ketua GMNI Mamuju Alam Syah.

Alam menyayangkan, lambannya Kejaksaan Negeri Mamuju, dalam memproses dugaan korupsi pengadaan bibit di Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi barat yang tak pernah tuntas di meja kejari.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alam Syah, menilai bahwa ada indikasi terjadinya kolusi dan nepotisme di dalam program pengadaan bibit ini yg menjadi pokir dari salah satu anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat.

Baca Juga :  Warga Terdampak Gempa di Malunda Layangkan Sikap Protes ke Jokowi

“kami menduga kuat bahwa ada dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme terjadi dalam program pengadaan bibit yang sedang berproses di Kejari Mamuju ini,” ungkapnya

Lanjut kata dia, lambatnya penangan kasus ini jangan sampai ada dugaan permainan di dalam sehingga diulur – ulur. Apalagi penanganan kasus ini sudah berjalan hampir Dua tahun bergulir di meja penyidik Kejari Mamuju.

“Kami berharap Kajari bisa lebih profesional dan menjaga independensi dan integritas menjadi penegak hukum,”tegasnya

Dengan tegas, jika dalam waktu dekat pihak Kajari tidak dapat memproses dan mengungkap keterlibatan petinggi kasus ini Kami kami akan ke jalan mendesak Kajari Mamuju untuk mundur saja yg tak mampu menjalankan tugasnya. Tegas ketua yang memiliki tatapan tajam ini.

Baca Juga :  Presiden Joko Widodo Berada di Sulbar Akan Resmikan Proyek APBN 1 Triliun

Sementara itu, Kajari Mamuju, Subekhan mengakui penanganan kasus pengadaan bibit di Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar. Kata dia, sampai saat ini kasus ini masih bergulir di meja penyidik Pidsus Kejari Mamuju, sambil menunggu hasil audit BPKP untuk menentukan kerugian negaranya.

” Kasus ini tetap kami tangani namun persoalannya kami belum ada terima hasil audit BPKP, yang tentu menjadi dasar penentuan penetapan tersangkanya,” pungkasnya.

Pewarta indigo99.com : Aji

 

Berita Terkait

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan
Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras
Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas
Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan
Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru
Jokowi Resmikan Proyek APBN 1,31 Triliun di Sulbar
Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos
Berita ini 637 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 12:14 WIB

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan

Rabu, 24 April 2024 - 06:31 WIB

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 April 2024 - 06:04 WIB

Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas

Selasa, 23 April 2024 - 17:05 WIB

Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan

Selasa, 23 April 2024 - 16:34 WIB

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 April 2024 - 09:14 WIB

Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi

Senin, 22 April 2024 - 17:28 WIB

Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos

Senin, 22 April 2024 - 15:42 WIB

Warga Terdampak Gempa di Malunda Layangkan Sikap Protes ke Jokowi

Berita Terbaru

Pj Zudan dalam Kuker ya di Kab Polman dalam acara pasar murah Ramadhan.(F/humas)

Advertorial

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 Apr 2024 - 06:31 WIB

Kuasa hukum Andi Dodi Hermawan berikan keterangan kepada media.

Headline

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 Apr 2024 - 16:34 WIB

error: Content is protected !!