Pemilik Akun FB Sri Mardiana Dipolisikan  

- Jurnalis

Kamis, 21 Oktober 2021 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto : Sejumlah kader Nasdem Mamasa, tengah melakukan konprensi pers usai membuat laporan Polisi soal pencemaran nama baik.

Ket Foto : Sejumlah kader Nasdem Mamasa, tengah melakukan konprensi pers usai membuat laporan Polisi soal pencemaran nama baik.

indigo99.com | Akibat kicaun merdu tapi menyakitkan oleh pemilik branda Facebook ( FB ) atas nama Sri Mardiana, yang diduga menyinggung nama ketua DPW Nasdem Sulawesi Barat ( Sulbar ), Anwar Adnan Saleh ( AAS ). Nampaknya berbuntut panjang, setelah pemilik akun itu dilaporkan ke Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus ( Krimsus ) Polda Sulbar. 

Laporan Polisi itu disampaikan oleh Badan Advokasi Hukum ( Bahu ) Partai Nasdem DPD Mamasa, Mikhal R, SH saat menggelar jumpa Pers disalah satu warkop di Mamuju. Kamis ( 21 / 10 ). 

Dihadapan sejumlah media Mikhal penyebutan, laporan Polisi yang dibuat berdasarkan pertimbangan dan sudah diketahui oleh ketua DPW Nasdem Provinsi Sulbar, Anwar Adnan Saleh. Dia menyebutkan, pemilik nama akun Facebook Sri Mardiana, diduga telah membuat fitnah dengan tuduhan korupsi dalam tulisan statusnya di Facebook terhadap mantan gubernur Sulbar Dua Periode itu.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Atas dasar itu, dugaan fitnah kepada pak AAS yang dituduh Korupsi, yang ditulis di beranda pemilik Facebook atas nama Sri Mardiana. Tadi siang, sudah kami mendatangi Polda Sulbar, dengan membuat laporan polisi terhadap Sri Mardiana sebagai terlapor, “ kata Mikhal. Kamis (21/10).

Selain itu, kata dia, pemilik akun Facebook atas nama Sri mardiana, juga telah membuat kegaduhan atas kicauannya dalam hal rasisme terhadap orang gunung. Tulisan status Sri Mardiana, soal orang gunung membuat banyak orang tersinggung terutama masyarakat yang tinggal di wilayah pegunungan.    

Baca Juga :  Jatanras Polda Sulbar Berhasil Gulung 8 Komplotan Pelaku Hipnotis

“ selain laporan tentang dugaan pelanggaran UU ITE oleh Sri Mardiana, yang jelas – jelas mencemarkan nama baik mantan Gubernur Sulbar yang saat ini menjabat Ketua DPW Partai Nasdem Sulbar. Terlapor juga bisa terjerat hukum karena diduga melakukan kriminal dengan menyebut rasisme. Dan tentu warga orang gunung tersinggung dan tidak terima postingan terlapor, “ jelasnya.         

Dalam laporan polisinya, kausa Bahu Nasdem itu membawa sejumlah bukti postingan milik pemilik akun Sri Mardiana, hasil dari screenshot handphone pintar telah digandakan untuk kepentingan penyelidikan polisi. Sejumlah bukti yang dibeberkan kepada media adalah hasil postingan pemilik akun Sri mardiana, bernada sebagai berikut.    

“ Umbado itte to korupsi jalan ke Toangsang bikin sakit dada ooooo wewwwe puang eee. Berkelahi rakyatmu diniee gara2 andang diang bantuan ande anna blt sama dampak. gempa sama dampak covid,” kata Mikhal yang membacakan postingan Sri Mardiana dihadapan sejumlah media.

Lanjut Mikhal membacakan komentar pemilik akun Facebook Sri Mardiana Kemudian, Sri Mardiana membalas komentar tersebut dan diduga menuduh AAS sebagai pejabat korupsi.

Baca Juga :  Pagi Tadi, Pemilik Wisma Rio Ditemukan Tidak Bernyawa

“Itumi orang korupsi, malas deh. Korupsi proyek jalan sejak 3 abad,” tutur Mikhal membacakan komentar Sri Mardiana.

Akbar salah seorang Kader Nasdem kepada indigo99.com terkait kasus ini berpesan kepada semua pihak agar bijak menggunakan atau memanfaatkan media sosial ( Medsos ). Karena jika tidak kata dia, jelas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE) akan menanti. 

“ Medsos sebagai wadah kekinian memang terkadang disalahgunakan. Jadi pengguna harus bijak dalam bermedsos, sanksi atau pasal yang mengikat bisa menjerat pengguna jika ada hate speech,hoax berdasarkan UUD no. 11 tahun 2008,tentang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE) Yg mengikat secara sistematik. “ terang Akbar

Dia pun menegaskan, kepada siapa saja yang mencoba merugikan atau merusak citra kader partai Nasdem yang menjadi simbol kehormatan partai Nasdem, tentu akan berhadapan dengan hukum.    

“ NasDem tidak mau main – main dengan siapapun yang mencoba mempermainkan harga diri kader Nasdem apalagi Ketua DPW Nasdem yang notabene adalah simbol kehormatan Partai NasDem.” tegas Akbar.**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Pasien Nelayan Asal Kabuloang Sempat Tersandera, Pihak BPJS Kesehatan Mamuju Masih Bungkam
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme
Berita ini 5,068 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!