Peduli Lingkungan Hidup Nyaman dan Sejuk, IAD Kejati Sulbar Menanam Pohon 

- Jurnalis

Jumat, 15 Oktober 2021 - 02:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket Foto : Kajati Sulbar, besama ketua IAD melakukan penanaman perdana pohon pelindung di halaman kantor baru Kejati Sulbar.

Ket Foto : Kajati Sulbar, besama ketua IAD melakukan penanaman perdana pohon pelindung di halaman kantor baru Kejati Sulbar.

Indigo99.com | Peduli lingkungan hidup di Sulawesi Barat ( Sulbar ). Ikatan Adhyaksa Dharmakarini ( IAD ) Kejaksaan Tinggi ( Kejati) Provinsi Sulbar. Melaksanakan gerakan penanaman pohon secara simbolis di halaman kantor baru Kejaksaan Tinggi Sulbar. Jumat ( 15/10 )

Ketua IAD Kejati Sulbar, Nuraini Didik Istiyanta kepada indigo99.com mengatakan, bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini adalah salah satu program kerja IAD Kejati Sulbar, dalam rangka peduli lingkungan hidup untuk tetap nyaman, bersih dan sejuk. Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini ada dukungan dari masyarakat untuk pemeliharaan sehingga bisa tumbuh subur dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulbar.

“ Alhamdulilah kegiatan penanaman pohon pelindung adalah salah satu program kerja kami IAD di wilayah Sulbar yakni gerakan menanam pohon dalam rangka peduli lingkungan hidup. Semoga program ini bisa dirasakan manfaatnya masyarakat. Dengan gerakan menanam pohon ini kita bisa menghijaukan kembali Sulbar dan dari pohon yang kami tanam dan manfaatnya kepada seluruh masyarakat Sulbar.” kata Nuraini Didik Istiyanta.

Lanjut kata Nuraini, meminta seluruh lapisan masyarakat untuk bisa mendukung program kegiatan ini dan berharap tidak hanya sebatas kegiatan IAD, tetapi seluruh masyarakat untuk dapat bergerak bersama melakukan penanaman pohon kembali dan selanjutnya melakukan gerakan pemeliharaan sehingga apa yang telah ditanam dapat tumbuh subur dan dapat dirasakan manfaatnya.

“ Ini tidak sekedar menanam lalu dibiarkan begitu saja, tetapi mari kita bersama – sama melakukan perawatan hingga tanaman pohon bisa tumbuh subur dan bisa dirasakan manfaatnya oleh semua lapisan masyarakat. Program IAD ini adalah program yang berkesinambungan, “ jelas Nuraeni.  

Semntara Kajati Sulbar, Didik Istiyanta mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan IAD dengan melakukan gerakan penanaman pohon yang simbolis dilaksanakan di halaman kantor baru Kejati Sulbar, sangat diparesiasi. Apalagi kegiatan ini adalah kegiatan ibu – ibu IAD yang tentunya akan memberikan keteduhan.

“ Kegiatan ini, saya sangat apresiasi dan sangat saya dukung penanaman pohon di halaman kantor baru Kejati Sulbar ini. Apalagi yang nanam ibu – ibu, pohonnya belum ditanam namun hati sudah teduh, apalagi nanti pohonnya sudah besar pasti memberikan keteduhan dan semangat kerja ada, “ kata Kajati Sulbar

Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmikan RS TNI Punggawa Malolo Mamuju

Menurut pengawas IAD Kejati Sulbar, gerakan penanaman pohon ini bukan hanya ditanam tetapi harus dipelihara dan dirawat dengan baik sampai bisa tumbuh bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“ Iya tentu kalau sudah ditanam harus dipelihara dengan baik sehingga pohon ini bisa bermanfaat bagi kita semua dan memberikan keteduhan kita semua, “ ujar Didik.  

Seperti diketahui, gerakan penanaman pohon diawali penanaman pohon ketapang Kencana, pohon sukun, pohon mangga dan pucuk merah, diawali oleh Kajati Sulbar, Didik Istuyanta didampingi ketua IAD Kejati Sulbar, Nuraini Didik Istiyanta. Dan disusul oleh Wakajati Sulbar dan pejabat lainnya. Selain itu, kegiatan gerakan penanaman pohon juga dihadiri sejumlah pejabat asisten dan koordinator serta anggota IAD Kejati Sulbar.** 

Pewarta indigo99.com : Aji  

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 12:56 WIB

Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!