Pasca Meninggalnya Tahanan Polres Mateng, 15 Orang Tahanan Diperiksa

- Jurnalis

Kamis, 24 Februari 2022 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

indigo99.com | Seorang tahanan Polres Mamuju Tengah, inisial S umur 40 tahun, dinyatakan meninggal dunia di RS Mamuju Tengah, Kamis subuh 24 Februari 2022 sekitar pukul 03.00 Wita, setelah dilarikan ke RS Satelit Mamuju Tengah, karena kondisi lemas.

Korban S yang dilarikan ke RS Mamuju Tengah, babak belur hingga lemas akibat diduga mendapat perlakuan tidak baik sesama tahanan yang mengakibatkan luka dan memar di sekujur tubuh korban.                

Dikonfirmasi kepada Kapolres Mamuju Tengah, AKBP Amri kepada indigo99.com, membenarkan adanya tahanan Polresta yang meninggal tadi subuh sekitar pukul 03.00 Wita di rumah sakit setempat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ Iya tahanan kasus pemerkosaan meninggal. Tetapi tidak meninggal dalam sel ya, melainkan meninggal di rumah sakit saat anggota melarikannya ke rumah sakit karena kondisi lemas, “ kata Kapolres Mamuju Tengah. Kamis 24 Februari 2022.       

Amri menjelaskan, Korban inisial S adalah merupakan tahanan terkait kasus dugaan perkosaan anak dibawah umur yang terjadi di Desa Batu parigi Kecamatan Tobadak. 

Baca Juga :  Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi

Akibat laporan orang tua si gadis itu, akhirnya tersangka S dijemput sekitar jam pukul 11.00 malam, dan langsung dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Reskrim. Alhasil, atas kejahatannya, tersangka S langsung ditetapkan menjadi tersangka dan dimasukkan ke dalam sel sekitar pukul 00.30 Wita. Namun didalam sel mendapat perlakukan yang tidak menyenangkan dari sesama tahanan, hingga korban S tidak sadarkan diri dan dilarikan ke RS sakit terdekat.    

“ Karena sudah jadi tersangka akhirnya di tahanan sekitar pukul 00.30. Lalu, sekitar pukul 02.00 Wita, penjaga tahanan dipanggil oleh tahanan lain bahwa S dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri. Langsung korban S dilarikan ke Rumah sakit dan sekitar 03.40 Wita dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit, “ kata Amri.

Dari hasil penyelidikan seentara kasus ini, bahwa korban S meninggal diduga menjadi korban penganiayaan sesama tahanan lain dalam sel, berdasarkan dengan bukti keterangan 8 tahanan yang dimintai keterangan oleh penyidik. 

Baca Juga :  Telorkan Puluhan Ranperda, Kolaborasi Pemerintah dengan DPRD Sulbar Dapat Pujian

“ tahanan S bukan meninggal di sel melainkan di rumah sakit. sampai saat ini, masih dilakukan penyidikan karena ada indikasi kekerasan sesama tahanan.” terangnya.

Terkait adanya dugaan kelalaian oleh piket atau penjaga tahanan dalam bertugas, kata dia, belum bisa menyimpulkan apakah ada kelalaian atau tidak karena masih dalam pemeriksaan Propam Polda Sulbar. Sedangkan pemeriksaan tahanan yang diduga melakukan penganiayaan berjumlah 15 orang, juga masih berlangsung. Dan bisa saja tahanan yang diperiksa dinaikkan statusnya menjadi tersangka.    

“ Sampai malam ini, baru Delapan orang itu masih diperiksa anggota Reskrim sedangkan anggota piket yang berjaga saat itu masih diperiksa Propam. Saya belum bisa simpulkan apakah ada kelalaian atau tidak karena masih dalam pemeriksaan Propam, “ jelasnya.**

Pewarta indigo99.com : Adji

 

Berita Terkait

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan
Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras
Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas
Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan
Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru
Jokowi Resmikan Proyek APBN 1,31 Triliun di Sulbar
Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos
Berita ini 1,220 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 April 2024 - 12:14 WIB

Diduga Ada Kejanggalan Proyek Puskesmas Salupangkang Dilaporkan

Rabu, 24 April 2024 - 06:31 WIB

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 April 2024 - 06:04 WIB

Urai Kemacetan, Dirlantas Polda Sulbar Kombes Pol Valentinus Asmoro Turun Langsung Mengatur Lalu Lintas

Selasa, 23 April 2024 - 17:05 WIB

Utang Proyek Rusun 1,3 Miliar, Pihak Kontraktor Segera Bayarkan

Selasa, 23 April 2024 - 16:34 WIB

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 April 2024 - 09:14 WIB

Pagi ini, SMKN 1 Rangas Sekolah Pertama Dikunjungi Presiden Jokowi

Senin, 22 April 2024 - 17:28 WIB

Presiden Jokowi Tiba di Mamuju, Sempat Hambur Baju Kaos

Senin, 22 April 2024 - 15:42 WIB

Warga Terdampak Gempa di Malunda Layangkan Sikap Protes ke Jokowi

Berita Terbaru

Pj Zudan dalam Kuker ya di Kab Polman dalam acara pasar murah Ramadhan.(F/humas)

Advertorial

Pasca Lebaran, Pemprov Sulbar Luncurkan Program Diskon Beras

Rabu, 24 Apr 2024 - 06:31 WIB

Kuasa hukum Andi Dodi Hermawan berikan keterangan kepada media.

Headline

Sidang PK Terpidana Korupsi Andi Dodi Ajukan 4 Novum Baru

Selasa, 23 Apr 2024 - 16:34 WIB

error: Content is protected !!