Pasca Indikasi Keracunan Massal di Pamboang, Sampel Bubur Uji Lab BPOM Ditemukan Bakteri 

- Jurnalis

Rabu, 8 Mei 2024 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPOM Mamuju, Suliyanto.(Foto/Aji)

Kepala BPOM Mamuju, Suliyanto.(Foto/Aji)

MAMUJU, indigo99.com | Pasca adanya kasus indikasi keracunan massal anak Balita di salah satu acara yang berlangsung di pelataran kantor Camat Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene, belum lama ini.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju, kepada sejumlah Media menyebutkan bahwa sampel berupa bubur yang diuji di Laboratorium milik Balai Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM ) Mamuju, ditemukan bakteri ( E coli ). 

Kepala BPOM Mamuju Suliyanto, mengatakan, pada uji sampel yang dilakukan pihaknya menemukan E Coli atau bakteri pada makanan tersebut.

Baca Juga :  Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

“Sampel yang dikirim itu sudah lewat dari satu hari dan setelah masuk ke lab sampel itu agak basi, sehingga saat dilakukan uji lab ada kandungan E Coli (bakteri),” kata Suliyanto. Rabu (8/5/2024).

Namun Suliyanto, tidak dapat menyimpulkan apakah bubur tersebut sudah mengandung E Coli sejak awal dikonsumsi oleh balita atau tidak.

Karena, sampel makanan yang dikirim itu terlambat masuk ke lab sehingga pada saat diuji sudah dalam kondisi sedikit basi.

Baca Juga :  Protes Upah 800 Ribu Perbulan Tak Sesuai UMP, Seorang Karyawan PDAM Tirta Manakarra Ancam Bawa Kerana Hukum

“Kami belum bisa simpulkan apakah memang makanan itu sudah mengandung E Coli, sampel dikirim itu koBPPPndisinya sudah tidak fresh lagi (agak basi),” bebernya.

Pihaknya masih mendalami terkait makanan yang sudah diuji laboratorium tersebut.

Diketahui, sebanyak 42 balita hingga remaja dilarikan ke Puskesmas Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), usai diduga mengalami keracunan setelah mengkonsumsi bubur.

Berita Terkait

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 
Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 
Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini
Berita ini 452 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!