Pasca Banjir Bandang di Pangandaran, Puluhan Hektar Padi Siap Panen Rusak Tertimbun

- Jurnalis

Senin, 4 Desember 2023 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan hekatar padi milik warga di Desa Pangandaran, rusak total akibat banjir bandang pada Minggu malam.(Foto/Zakaria)

Ratusan hekatar padi milik warga di Desa Pangandaran, rusak total akibat banjir bandang pada Minggu malam.(Foto/Zakaria)

MAMASA,indigo99.com | Pasca banjir yang menghantam wilayah Desa Pangandaran Kecamatan Tabulahan Kabupaten Mamasa, pada Minggu malam (3/12/2023).

Membuat puluhan hektar sawah milik warga yang siap panen  mengalami kerusakan akibat tertimbun material lumpur dan bebatuan. Selain itu, dampak banjir jalan penghubung antar Dusun Pangandaran ke Dusun Talukum alami rusak parah.

Akibat lebatnya hujan saat itu, ruas jalan poros Desa Pangandaran – Desa Burana mengalami longsor di beberapa titik sehingga akses ke Desa Pangandaran terputus.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Pangandaran, Agus Susanto mengatakan banjir bandang terjadi sekira pukul 19.30 wita yang disebabkan oleh tingginya curah hujan.

Baca Juga :  Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

“Telah terjadi banjir bandang di Desa Pangandaran dan mengakibatkan puluhan hektar padi yang siap panen tertimbun lumpur dan material kayu,” ungkap Agus Susanto saat dikonfirmasi via selulernya. Senin 4 Desember 2023

Dia mengatakan, hingga kini cuaca di Desa Pangandaran belum membaik dan bisa terjadi banjir susulan yang diprediksi dampaknya lebih besar.

“Pengalaman di tahun-tahun sebelumnya, banjir biasa berulang kali jika hujan terus menerus dalam beberapa hari dan sejumlah areal persawahan yang masih aman diperkirakan juga akan terancam,”ungkapnya.

Lanjut ia mengatakan, yang paling menyedihkan, padi yang dipersiapkan warga untuk dipanen sebagai konsumsi dalam merayakan Natal sudah ludes terkena banjir.

Baca Juga :  Buntut Dugaan Kasus Pelecehan Santriwati, Kemenag Sulbar Evaluasi Ponpes Bermasalah

“Dapat dipastikan bahwa warga Desa Pangandaran akan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan beras selama beberapa bulan kedepan khususnya dalam merayakan Natal tahun ini,” ungkapnya.

Ia berharap perhatian dari pemerintah Kabupaten Mamasa khususnya perbaikannya sawah dan bantuan pangan agar masyarakat bisa merayakan Natal dengan baik.

“Sejak terjadi banjir besar beberapa tahun lalu belum ada bantuan dari pemerintah khususnya perbaikan sawah karena itu kami berharap Pemkab Mamasa, bisa membantu dengan menurunkan alat berat untuk pembersihan material banjir di persawahan masyarakat,” pinta Agus Susanto.

Penulis : Sakaria

Editor : Aji

Berita Terkait

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster
Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius
Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas
2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur
Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus
Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024
Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat
Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 16:22 WIB

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:31 WIB

Diduga Bom Ikan Meledak, Nelayan Asal Kabuloang Mendapat Perawatan Serius

Jumat, 23 Februari 2024 - 09:41 WIB

Gegara Bom Ikan Meledak Seorang Nelayan di Kabuloang Nyaris Tewas

Kamis, 22 Februari 2024 - 10:27 WIB

2 Tahun Buronan Tersangka Korupsi, Seorang Kades di Polman Berhasil Diringkus Tim Tabur

Rabu, 21 Februari 2024 - 22:40 WIB

Kecewa, Mahasiswa Universitas Wallecea Mamuju Segel Kampus

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:05 WIB

Pemilu 2024, Jatah Kursi PDIP di Sulbar Meningkat

Selasa, 20 Februari 2024 - 13:15 WIB

Sabtu Besok, KPU Mamuju Gelar PSU di 3 TPS

Selasa, 20 Februari 2024 - 10:30 WIB

Berhasil Ungkap Kasus OTT Hingga Narkoba, 2 Satker Diganjar Penghargaan

Berita Terbaru

Kabid Perikanan budidaya, mengunjungi lokasi pembenihan dan pembesaran lobster air tawar di Kelurahan Rimuku.(Foto/Ucok)

Advertorial

DKP Sulbar Terus Kembangkan Pembenihan dan Pembesaran Lobster

Jumat, 23 Feb 2024 - 16:22 WIB

error: Content is protected !!