Pantau Mobilitas Manusia Dari Wilayah ke Wilayah Lain, Kumham Sulbar Gelar Rapat TIMPORA

- Jurnalis

Selasa, 24 Mei 2022 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Timpora yang dilaksanakan oleh Kumham Sulbar.

Rapat Timpora yang dilaksanakan oleh Kumham Sulbar.

SULBAR, indigo99.com | Kepala Divisi Keimigrasian kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat, Andi Pallawarukka menyebut bahwa pengawasan Keimigrasian berlandaskan atas dasar kebijakan selektif bertujuan untuk melindungi kepentingan nasional sehingga orang asing yang tidak membahayakan keamanan dan ketertiban umum yang diperbolehkan masuk dan berada di wilayah Republik Indonesia.

Hal itu ia sampaikan saat mewakili Kakanwil Kemenkumham Sulawesi Barat, Faisol Ali pada penyelenggaraan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing ( TIM PORA ) Provinsi Sulawesi Barat. Selasa (24/5/2022). Rapat yang diselenggarakan di Aula Hotel Meganita, Mamuju,

Andi Pallawarukka mengatakan bahwa kegiatan Tim Pora ini merupakan salah satu kegiatan yang telah diamanatkan oleh Undang-Undang khususnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. “Sebagai wadah pemersatu dari beberapa unsur instansi terkait yang ada di wilayah dalam rangka menjaga keamanan dan kedaulatan Negara terkait keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Republik Indonesia,” ujar Kadivim.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kadivim menyampaikan bahwa seiring perkembangan zaman yang ditandai dengan bergulirnya globalisasi di seluruh sektor kehidupan manusia dan pesatnya kemajuan teknologi di bidang informasi, komunikasi serta sarana transportasi mendorong terbentuknya aspek hubungan kemanusiaan yang semula hanya bersifat nasional menjadi bersifat internasional yang menembus batas wilayah kenegaraan.

Baca Juga :  Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang - Belang Dikabarkan Hilang

“Perkembangan yang terjadi di dunia tersebut jelas dalam tingkatan mobilitas manusia dari suatu wilayah ke wilayah lain dan dari suatu negara ke negara lain, semakin hari semakin tinggi,” ujar Kadivim.

Menurut Kadivim, tingkatan mobilitas masyarakat juga mempengaruhi terjadinya kejahatan. “Kejahatan lintas negara atau kejahatan internasional pada saat ini telah menjadi ancaman nyata bagi semua negara di dunia,” sabung Kadivim.

Kadivim mengatakan bahwa kejahatan seperti penggunaan tenaga kerja asing ilegal, perdagangan manusia, penyelundupan manusia, narkotika, cyber crime dan kejahatan dengan modus baru semakin beragam, sehingga tindakan terorisme ataupun kejahatan lainnya yang terorganisasi oleh sindikat internasional.

“Atas dasar hal tersebut pengawasan sangat diperlukan dan pelaksanaan Pengawasan Keimigrasian bagi Orang Asing dilaksanakan secara kontinyu dan periodik maupun insidentil dengan metode kegiatan yang cepat, tepat, akurat, dan efisien serta terpadu,” ujar Pallawarukka.

Baca Juga :  Ramadhan Berkah, 32 PPPK di Lingkup Pemprov Sulbar Terima SK 

“Tugas pengawasan terhadap orang asing membutuhkan juga partisipasi dari berbagai pihak, baik itu dari instansi pemerintah maupun dari masyarakat yang diharapkan turut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban, terkait dengan keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayahnya,” ujar Kadivim.

Pallawarukka menyebut bahwa keberadaan Tim Pora di seluruh wilayah Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya telah terasa eksistensinya. “Dalam rangka menguatkan fungsi keamanan dan penegakan hukum dengan peningkatan peran Tim Pora di seluruh wilayah Indonesia, Tim Pora dibentuk pula di tingkat Kabupaten sampai dengan tingkat Kecamatan,” pungkas Pallawarukka.

Pelaksanaan kegiatan itu melibatkan pihak Kepolisian Daerah Sulbar, Kabinda Sulbar, BNN, Kejaksaan Tinggi, dan lainnya. Rapat Tim Pora yang mengangkat tema: Isu Aktual Pengawasan Keberadaan dan Aktivitas Orang Asing serta Perlintasan WNI ke Luar Negeri menghadirkan narasumber Kepala Badan Kesbangpol Sulawesi Barat, Drs. H. Herdin Ismail, MM, dan dipandu oleh moderator Kepala Bidang Inteldakim Soeryo Tarto Kisdoyo.

Berita Terkait

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar
Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi
Mayat Cewek Ditemukan Tergeletak Dalam Mobil Honda CRV 
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 20:09 WIB

Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Minggu, 7 April 2024 - 06:53 WIB

Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar

Minggu, 7 April 2024 - 04:48 WIB

Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!