Pansus DPRD Sulbar Kunjungi Fakultas Hukum Unhas Makassar

- Jurnalis

Senin, 18 Maret 2024 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, indigo99.com | Anggota DPRD Sulbar yang tergabung dalam panitia khusus ( Pansus ) pembinaan jasa konstruksi berkunjung di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin ( Unhas ) Makassar

kehadiran Anggota dewan perwakilan rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Barat untuk melakukan konsultasi ke Fakultas Hukum Universitas Makassar. Senin 18 Maret 2024

“Kunjungan tersebut guna untuk mendapatkan masukan dan saran terkait Penyempurnaan Ranperda tentang pembinaan jasa konstruksi yang akan diterapkan di Provinsi Sulawesi barat,” kata Ketua Pansus Taufiq Agus.

Dalam pertemuan nya mendapat sambutan baik dari sejumlah panitia penyusunan ranperda pembinaan jasa konstruksi dari Dosen Fakultas hukum universitas Hasanuddin Makassar

Dalam pertemuan tersebut beberapa hal yang menjadi bahan diskusi dengan panitia bersama anggota dprd sulbar yang tergabung dalam tim penyusunan nasakah ranperda pembinaan jasa kontruksi tersebut

Kata Taufiq, mengenai perubahan nama ranperda yang sebelumnya perda ini diusulkan dengan nama (Penyelenggaraan jasa konstruksi) namun kemudian diubah menjadi (Pembinaan jasa konstruksi)

Menanggapi soal perubahan nama dari Penyelenggaraan jasa konstruksi menjadi Ranperda pembinaan jasa konstruksi Azwar ketua departemen hukum tata negara universitas Hasanuddin Makassar yang terlibat langsung dalam penyusunan naskah perda yang dimaksud

Baca Juga :  PTT di DKP Sulbar Minta Haknya Dibayarkan, Ini kata Kadisnya

Terkait dengan perubahan nama jasa konstruksi yang dimaksud oleh teman-teman Anggota DPRD sulbar yang tergabung dalam pansus ini

“saya kira itu berangkat dari pertimbangan apa yang menjadi kebutuhan dan apa yang menjadi permasalahan yang dihadapi berkaitan dengan jasa konstruksi di Sulbar,” katanya

Misalnya mengenai dengan kondisi pelaku jasa konstruksi itu kurang diberdayakan maka artinya adalah pembinaan jadi lebih spesifik dengan masalah yang dihadapi dengan permen/perda ini dan tujuan perda ini untuk lebih memberdayakan sehingga ada perubahan nama.

“jadi dalam penyusunan ranperda ini itu adalah ideh-ideh yang berkembang di tim Pansus dan juga teman-teman di kanwil Hukum dan Ham yang juga terlibat langsung dalam penyusunan rancangan ranperda tersebut sehingga ada perubahan yang sebelumnya (Penyelenggaraan jasa kontruksi) menanggapi soal penjelasan tim Hukum dari universitas Hasanuddin mengenai pansus ranperda ini Taufik Agus merespon baik dan memastikan perjalan perda ini akan berjalan baik meskipun ada beberapa yang sempat menjadi pertanyaan dalam pertemuan ini namun saya kira semua sudah jelas Taufiq

Baca Juga :  Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

“seperti mengenai ruang khusus dalam ranperda ini saya rasa juga semua sudah jelas
begitupun dengan adanya perubahan nama ranperda ini yang semuanya Penyelenggaraan jasa konstruksi berubah menjadi Pembinaan jasa konstruksi

Dan perda ini akan menjadi perda Pioneer nantinya dan akan menjadi perda percontohan untuk seluruh Indonesia dengan hadir nya uud cipta kerja,semua daerah akan merevisi dan Alhamdulillah kita daerah yang palingan cepat sehingga perda ini harus cepat selesai.jelas Taufik politisi dari partai golongan karya.

Dari kegiatan Pansus tersebut sebanyak 8 orang Anggota DPRD Sulbar yang hadir dalam pertemuan kunjungan pansus ranperda pembinaan jasa konstruksi masing-masing
1.H.Taufik Agus ,SH
2.H.Firman Argo waskito
3.Sabar budiman SH.MH
4.H.Husain Haenur
5.H.Muhammad Qushairi
6.H.Syarifuddin
7.H.Andi salehuddin
8.H.M.Arsyad Saggap

selain anggota dewan perwakilan rakyat Daerah provinsi sulbar yang menghadiri kegiatan pansus tersebut Juga di hadir dari organisasi perangkat Daerah (OPD) lingkup pemerintah provinsi sulbar staf sekertariat DPRD Sulbar, Biro hukum dan juga dari dinas pekerjaan umum dan penataan ruangan (PUPR).

 

 

Berita Terkait

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 
Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa
Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 
Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 
Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya
Seorang Ayah Minta Keadilan kepada Kapolda Sulbar, Anaknya Babak Belur Pelaku Belum Ditangkap 
Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 
Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Mei 2024 - 17:43 WIB

Kades Dusunan Barat Bersama Sekdesnya Jadi Tersangka Korupsi 

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Minggu, 26 Mei 2024 - 19:01 WIB

Lomba Balap Katinting Piala MP2 Resmi Ditutup, Katinting Pasir Putih Tercepat 

Sabtu, 25 Mei 2024 - 17:43 WIB

Hidupkan Olahraga Tradisional, MP2 Bersama Yudis Friend Gelar Lomba Katinting 

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:19 WIB

Sedang Mandi, Pria di Tampalang Nyaris Tewas Diserang Buaya

Kamis, 23 Mei 2024 - 11:32 WIB

Kajari Mamuju dan Kajari Polman Hingga Aswas Masuk Daftar Mutasi Kejagung RI 

Kamis, 23 Mei 2024 - 06:31 WIB

Pejabat Baru Kajati dan Wakajati Sulbar Diisi Nama ini

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:43 WIB

Program Tanam Sukun Pj Bahtiar Tuai Sorotan, 4 Program Kementan RI Terabaikan?

Berita Terbaru

YOVISTRA Antropometri  Full Set II  Ibu , Bayi dan Anak + Koper.(F ilustrasi /Yovistra)

Headline

Proyek Alkes Dinkes Mamuju 2,5 Miliar, Rekanan Diperiksa

Senin, 27 Mei 2024 - 12:24 WIB

error: Content is protected !!