Oknum PNS di BKD Sulbar Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

- Jurnalis

Minggu, 20 Maret 2022 - 02:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketfot : Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan.

Ketfot : Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan.

MAMUJU, indigo99.com | Usai di tahan 1 kali 24 jam oleh penyidik Kepolisian Polda Sulbar, akhirnya oknum PNS di Badan Kepegawaian Daerah ( BKD ) Pemerintahan Sulawesi Barat ( Sulbar ), akhirnya resmi ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penerimaan CPNS tahun 2021 Sulbar.

Seperti diketahui, penyidik Direktorat Kriminal Khusus ( Krimsus ) Polda Sulbar, telah menahan dua orang tersangka kasus penerimaan CPNS Provinsi Sulbar. Dan Jumat kemarin 19 Maret 2022, kembali penyidik Kepolisian menambah tersangka baru, yakni seorang oknum PNS yang bekerja di BKD Provinsi Sulawesi Barat.

Dikonfirmasi kepada kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan membenarkan kasus CPNS 2021 kembali bertambah satu orang dan kini sudah menjadi Tiga orang tersangka.

Lanjut kata dia, oknum PNS di Pemprov Sulbar yang belum mau dirilis inisialnya itu, mengaku telah memiliki Dua alat bukti yang cukup sehingga statusnya dinaikkan menjadi tersangka.

“ Sekarang sudah bertambah Satu orang tersangka kasus penerimaan CPNS Sulbar tahun 2021. Dari Dua orang menjadi Tiga orang. Oknum PNS ini ditetapkan menjadi tersangka setelah memiliki dua alat bukti yang cukup, “ jelas mantan Kapolres Bulukumba itu.

Dikonfirmasi kepada Kepala BKD Zulkifli Manggasali mengaku, dari laporan anak buahnya bahwa seorang stafnya ( BKD ), baru – baru ini telah dijemput anggota Kepolisian Polda Sulbar, terkait dengan pengembangan kasus penerimaan CPNS Sulbar tahun 2021.

Baca Juga :  Nama Asri Anas Mencuat Maju di Pilgub Sulbar, PABPDSI Sulbar Gas Full

Dia mengaku, bahwa stafnya yang diperiksa oleh Kepolisian Polda Sulbar itu belum mengetahui statusnya sampai saat ini. Namun berharap perkembangan kasus ini bisa terang benderang dan pihak Kepolisian bisa mengungkap siapa saja yang terlibat didalamnya.

“ Iya dinda, menurut anak buah saya ada staf kami yang dijemput polisi malam – malam di rumahnya terkait kasus CPNS itu. Karena saya ini masih diluar kota, saya belum tahu statusnya seperti apa, minta tolong dulu dinda di follow up, “ pinta Zulkifli.**

Pewarta indigo99.com : Adji

Berita Terkait

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  
Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang
Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan
Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang
Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku
Jelang Lebaran Harga Tabung 3 Kg di Malunda Tembus 40 Ribu
Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat
Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar
Berita ini 1,945 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 21:28 WIB

11 Orang Terpidana Korupsi di Rutan Mamuju Dapat Remisi Khusus  

Jumat, 12 April 2024 - 10:56 WIB

Sehari Lebaran Idul Fitri, Seorang Warga Belang – Belang Dikabarkan Hilang

Selasa, 9 April 2024 - 23:07 WIB

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 April 2024 - 20:09 WIB

Malam ini, Puluhan Penumpang Batik Air Terlantar di Bandara Tampa Padang

Selasa, 9 April 2024 - 15:39 WIB

Tidak Terima Anaknya Tewas Dianiaya di Lokasi Sarang Walet, Orang Tua Korban Laporkan Pelaku

Minggu, 7 April 2024 - 18:13 WIB

Bus Borlindo VS Truk Car carrier 4 Tewas Ditempat

Minggu, 7 April 2024 - 06:53 WIB

Jama’ah Masjid Baitul Anwar Dapat Paket Lebaran dari Pj Gubernur Sulbar

Minggu, 7 April 2024 - 04:48 WIB

Bawa Lari Uang 100 Juta Milik Toko Bangunan, Residivis Kembali Dicekok Polisi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pengeroyokan.

Headline

Seorang Pemuda Tewas Dikeroyok, Kades Dungkait Sesalkan

Selasa, 9 Apr 2024 - 23:07 WIB

error: Content is protected !!