Massa Aksi Sebut : Mamuju Tidak Keren Demokrasi Diperkosa

- Jurnalis

Selasa, 14 Desember 2021 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

indigo99.com | Puluhan mahasiswa yang  mengatasnamakan pemuda dan rakyat bergerak bersama perwakilan massa dari 8 Desa yang dirugikan. Kembali menggeruduk kantor DPRD Kabupaten Mamuju. Selasa ( 14/12 )

Pantauan Indigo99.com, sejumlah massa aksi membawa sejumlah pamflet yang bertuliskan pesan – pesan moral yang bertuliskan adalah Mamuju tidak keren demokrasi di perkosa. Ada yang berdiri tegak tapi bukan keadilan. Gerakan mahasiswa dan masyarakat pejuang demokrasi. Bodoh Mamuju tidak keren.!

Koordinator lapangan Ilal Ihsan dalam orasinya mempertanyakan kehancuran demokrasi di Kabupaten Mamuju, terhadap hasil kecurangan penetapan calon Kades. Akibat ulah oknum – oknum tersebut membuat polemik terjadi di masyarakat. Untuk kata dia, meminta kepada para DPRD yang nantinya akan mengikuti rapat dengar pendapat. Kata dia, meminta agar memutuskan yang seadil – adilnya, jangan sampai melukai hati rakyat.

” kami tekankan kepada DPRD agar memutuskan yang seadil – adilnya yang berpihak ke masyarakat, perlu kita bersama kami hadir disini sebagai perwakilan rakyat, ” katanya 

Baca Juga :  Peningkatan Nilai SPBE Tahun 2024

Hingga saat ini, massa aksi tetap menyuarakan aspirasinya didepan kantor DPRD Kabupaten Mamuju, terkait adanya dugaan kecurangan penetapan calon Kades yang dilakukan oleh panitia seleksi. Sementara perwakilan massa aksi masih mengikuti rapat dengar pendapat ( RDP ) bersama anggota DPRD Kabupaten Mamuju dalam ruangan aspirasi.***

Pewarta indigo99.com: Adji

Berita Terkait

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju
Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM
Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN
Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman
Harga Beras Melambung, Ini Kata Bupati Mamuju Sutinah
Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera
Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan
Cerita Nenek Asal Sampaga Jadi Korban Hipnotis, 8 Komplotan Pelaku 7 Pelaku Asal Sulsel 1 Sulbar
Berita ini 214 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 23:08 WIB

Kabar Pasien Nelayan Tidak Dilayani BPJS, ini Klarifikasi BPJS Kesehatan Mamuju

Kamis, 29 Februari 2024 - 15:33 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Februari 2024 - 11:33 WIB

Dorong Promosi Tenun Sekomandi, Bupati Mamuju Keluarkan Edaran Untuk ASN

Rabu, 28 Februari 2024 - 13:02 WIB

Bupati Mamuju Sutinah Pastikan Stok Bahan Pangan di Bulog Aman

Rabu, 28 Februari 2024 - 11:45 WIB

Astaga! Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan 30 Juta, Seorang Pasien RS Regional Tersandera

Rabu, 28 Februari 2024 - 09:36 WIB

Kumham Sulbar Rakor Sistem Keamanan Peredaran Doktrin Kelompok Terorisme

Rabu, 28 Februari 2024 - 08:03 WIB

Tingkatkan Kemampuan Kehumasan Polri, Humas Polda Perlu Sertifikasi

Selasa, 27 Februari 2024 - 20:04 WIB

Harga Sembako Meroket, PMII Mamuju Desak Pemerintah Turun Tangan

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Mamuju Sutinah Terima Penghargaan HAM

Kamis, 29 Feb 2024 - 15:33 WIB

error: Content is protected !!